TVR Griffith Bangkit Lagi: V8 Buas dan Era Elektrifikasi Siap Dimulai

TVR Griffith kembali dengan rencana V8 dan platform EV generasi baru.

TVR Griffith
Sumber : Istimewa

Highlights :

  • TVR resmi diambil alih Charge Holdings dan siap hidup kembali.
  • Fokus awal tetap pada peluncuran Griffith bermesin V8.
  • TVR mulai mempersiapkan ekspansi ke platform elektrifikasi.
  • Desain coupe ringan dengan performa 500 hp dan top speed 200 mph.
  • Tantangan platform baru setelah teknologi iStream tidak lagi tersedia.

Ibarat Zombie, brand otomotif terkemuka asal Inggris, TVR bolak-balik hidup-mati-hidup kembali, kebangkitan TVR kembali menjadi sorotan setelah Charge Holdings mengumumkan akuisisi yang menempatkan TVR Automotive sebagai anak perusahaan baru mereka. Langkah ini menandai babak baru bagi merek sports car Inggris yang dikenal tangguh dan penuh karakter, serta dikenal sering kembali “bangkit dari kubur”. Kini, TVR menghidupkan kembali ambisinya untuk merilis Griffith generasi terbaru yang pertama kali diperkenalkan pada 2017.

Charge Holdings, yang sebelumnya dikenal melalui proyek Mustang listrik garapan Charge Cars, menegaskan bahwa mereka sedang melakukan restrukturisasi bertahap untuk membangun grup otomotif berbasis low-volume yang menggabungkan berbagai merek performa. Kolaborasi antarbrand dalam engineering, desain, hingga manufaktur menjadi titik fokus untuk menciptakan lini kendaraan performa mewah berteknologi masa depan.



Meski TVR telah mengonfirmasi rencana jangka panjang memasuki ranah elektrifikasi, prioritas terdekat tetap pada penyelesaian TVR Griffith bermesin V8. Bagaimana bentuk final mobil ini nantinya masih menjadi tanda tanya, terlebih setelah hampir satu dekade sejak konsepnya muncul. Tantangan terbesar datang dari platform iStream milik Gordon Murray yang kini berada di bawah Forseven—sebuah perusahaan yang kini terhubung dengan McLaren—yang berarti TVR kemungkinan harus mencari basis baru untuk produknya.

Secara desain, Griffith generasi terbaru tampil sebagai coupe kompak berpostur agresif: panjang 4.314 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi hanya 1.239 mm. Dimensi tersebut mendekati Aston Martin V8 Vantage namun tetap lebih kecil dibanding Porsche 911 maupun Jaguar F-Type. Griffith juga menggunakan struktur berbahan karbon komposit yang membuat bobotnya berada di bawah 1.250 kg, menghadirkan rasio tenaga terhadap bobot yang sangat impresif.



Ditenagai mesin 5.0 liter V8 naturally aspirated dari Ford, output mencapai 500 hp yang mampu mendorong mobil dari 0–100 km/jam dalam kurang dari empat detik dengan kecepatan puncak 200 mph (320 km/jam). Layout mesin yang diletakkan di belakang as roda depan memungkinkan distribusi bobot 50:50, sementara suspensi double wishbone serta coil-over adjustable di semua roda menawarkan karakter handling khas sports car analog.

TVR juga menerapkan aerodinamika ground effect melalui penggunaan underbody yang datar untuk menciptakan downforce tanpa perlu sayap besar. Perbedaan ukuran roda—19 inci di depan dan 20 inci di belakang—juga dirancang untuk meningkatkan traksi dan respons.



CEO Charge Holdings, Paul Abercrombie, menjanjikan detail lebih lengkap pada awal 2026. Namun satu hal sudah jelas: TVR tengah bersiap menggabungkan warisan performa klasik dengan inovasi modern, menjadikannya salah satu kebangkitan brand otomotif paling menarik saat ini.

Terkait