Renault Trafic E-Tech Electric, Van Listrik Stylish Dengan Jangkauan 450 Km

Van listrik Renault dengan desain modern dan jarak tempuh hingga 450 km.

Renault Trafic E-Tech Electric
Sumber : Istimewa

Highlights :

  • Renault perkenalkan Trafic E-Tech Electric di Solutrans 2025.
  • Punya tenaga 201 hp dengan opsi dua baterai.
  • Varian long-range mampu menempuh hingga 450 km.
  • Desain modern dengan logo Renault iluminasi dan lampu ramping.
  • Kapasitas kargo hingga 5.8 m³ dan tinggi yang ideal untuk parkir basement.
  • Interior praktis dengan layar digital 10 inci dan openR evo 12 inci.
  • Teknologi 800V, fast charging 20 menit, serta fitur V2L dan V2G.

Renault kembali mengisi segmen kendaraan komersial listrik dengan menghadirkan Trafic E-Tech Electric, sebuah van modern yang memadukan desain stylish dan teknologi listrik terbaru. Debutnya dilakukan di ajang Solutrans 2025, sekaligus menjadi versi listrik dari Flexis Panel Van yang selama ini dikenal tangguh sebagai kendaraan niaga.

Secara tampilan, Trafic E-Tech Electric tampil lebih futuristik berkat logo Renault yang menyala, ditemani light guides tipis serta lampu sein yang dibuat lebih ramping. Lampu utama ditempatkan rendah, sementara bumper depan mengusung desain familiar yang tetap mempertahankan identitas Trafic. Bagian samping hadir dengan aksen plastik hitam, garis bodi tegas, hingga pintu belakang asimetris. Renault juga mempertahankan pintu geser besar untuk memudahkan masuknya Euro pallets.



Van listrik ini ditawarkan dalam dua ukuran: L1 dengan panjang 4.870 mm dan kapasitas kargo 5,1 m³, serta L2 yang memiliki wheelbase lebih panjang 400 mm dengan volume hingga 5,8 m³. Keduanya memiliki tinggi 1.900 mm—ideal untuk masuk parkiran bawah tanah—dan tetap mengedepankan ergonomi untuk kebutuhan bisnis modern.

Masuk ke dalam kabin, pengguna disambut interior fungsional dengan tiga kursi, dashboard berbentuk tabung, serta material Zeta blue-jean yang memberikan tampilan segar. Beragam kompartemen penyimpanan turut disediakan untuk menunjang aktivitas harian. Teknologi menjadi keunggulan utama dengan hadirnya cluster digital 10 inci dan layar infotainment openR evo 12 inci yang sudah mendukung navigasi khusus kendaraan komersial dan rute pengisian daya optimal. Konsumen juga bisa mengaktifkan fitur Google built-in melalui pembaruan OTA.



Dari segi performa, van ini menggunakan platform skateboard dengan motor listrik belakang bertenaga 201 hp dan torsi 345 Nm. Renault menyiapkan dua opsi baterai: long-range NMC dengan jarak tempuh sekitar 280 mil (450 km), serta baterai LFP yang lebih terjangkau dengan jangkauan 350 km.

Teknologi 800V memungkinkannya mengisi daya dari 15% ke 80% hanya dalam 20 menit—fitur yang jarang ditemukan di van komersial. Renault juga melengkapi Trafic E-Tech Electric dengan Vehicle-to-Load (V2L) dan Vehicle-to-Grid (V2G), membuka peluang penggunaan sebagai sumber daya portabel.



Produksi Trafic E-Tech Electric akan berlangsung di pabrik Sandouville mulai akhir 2026, disusul varian lain seperti chassis cab, flatbed, dan cargo box. Dengan kombinasi desain modern, teknologi lengkap, dan jangkauan impresif, van listrik terbaru Renault ini berpotensi jadi pilihan favorit pelaku bisnis di era elektrifikasi.

Terkait