BYD Tersandung Kasus Penyimpanan Ilegal 1.600 Mobil di Australia
BYD simpan 1.600 mobil secara ilegal di taman air Australia.
- Kategori
- :
- Mobil
- Tanggal
- :
- Jumat, 24 Okt 2025 12:05:07
- Penulis
- :
- Kata Kunci
- :
- Byd Mobil Listrik Australia Byd Atto 3 Shark 6 Sealion 7 Ev China Industri Otomotif
Highlights :
- BYD ketahuan menyimpan 1.600 mobil secara ilegal di taman air Jamberoo.
- Pemerintah Daerah Kiama mengeluarkan peringatan resmi kepada pemilik lahan.
- BYD mengklaim operasi logistik dilakukan oleh pihak ketiga.
- Kasus ini terjadi di tengah persaingan ketat merek mobil Tiongkok di Australia.
Produsen mobil listrik asal Tiongkok, BYD, tengah menjadi sorotan besar di Australia. Lebih dari 1.600 unit mobil miliknya ditemukan disimpan secara ilegal di Jamberoo Action Park, sebuah taman air terkenal di wilayah New South Wales. Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai tata kelola distribusi dan logistik BYD di negara tersebut.
Menurut laporan media lokal, Pemerintah Daerah Kiama mengonfirmasi bahwa taman air tersebut tidak memiliki izin untuk dijadikan tempat penyimpanan kendaraan. Meskipun lahan itu bersifat pribadi, secara hukum hanya boleh digunakan untuk kegiatan rekreasi, bukan sebagai gudang mobil.
Masalah ini muncul setelah BYD mengangkut ratusan mobil dari pelabuhan Port Kembla menuju taman air itu tanpa persetujuan resmi. Beberapa model yang ditemukan di lokasi termasuk Shark 6, Sealion 6, Sealion 7, hingga Seal—deretan model populer BYD yang tengah dipasarkan di Australia. Uniknya, taman air tersebut sedang ditutup selama musim dingin, sehingga area parkirnya dijadikan lokasi penyimpanan sementara.
Pemerintah Daerah Kiama sudah mengeluarkan peringatan resmi kepada pemilik properti untuk menghentikan aktivitas penyimpanan kendaraan. Sementara itu, BYD menegaskan bahwa seluruh kegiatan logistik di New South Wales diatur oleh mitra pihak ketiga, meski belum mengungkap siapa pihak yang dimaksud.
Insiden ini datang di saat kompetisi antar produsen mobil Tiongkok di Australia semakin ketat. Walau BYD sempat mencetak pertumbuhan cepat sejak meluncurkan Atto 3, kini penjualannya mulai tertinggal dari GWM (Great Wall Motors).
Kasus penyimpanan ilegal ini bukan hanya menjadi pukulan bagi reputasi BYD di Australia, tetapi juga bisa memengaruhi citranya di pasar global—terutama saat perusahaan tengah berusaha memperkuat posisi sebagai pemain besar di industri kendaraan listrik dunia.