5 Tips Menggunakan RFID dan E-Toll agar Tidak Gagal Tap di Gerbang Tol
Sering bikin macet karena kartu E-Toll gagal terbaca? Terapkan 5 tips ini agar proses tap E-Toll dan sensor RFID di gerbang tol berjalan lancar tanpa hambatan.
Highlight:
- Pemasangan stiker RFID yang presisi dan tidak terhalang kaca film tebal adalah kunci utama melewati gerbang tol otomatis tanpa harus berhenti.
Meskipun teknologi pembayaran jalan tol terus berkembang, insiden gagal tap atau palang pintu tidak terbuka masih sering kita jumpai. Pada tahun 2026, sistem tanpa henti seperti RFID/MLFF sudah semakin masif digunakan mendampingi kartu E-Toll fisik. Namun, kesalahan teknis kecil bisa membuat Anda harus mundur atau panik mencari bantuan petugas di tengah antrean panjang. Pastikan kelancaran transaksi Anda dengan tips berikut.
1. Posisi Stiker RFID Harus Tepat dan Bebas Hambatan
Jika Anda menggunakan stiker RFID (seperti FLO), penempatannya di kaca depan sangat krusial. Pasang sesuai instruksi teknisi, biasanya di area tengah atas atau sudut kanan bawah. Pastikan area tersebut tidak dilapisi kaca film berbahan logam (metalized) yang sangat gelap karena akan memblokir sinyal gelombang radio ke sensor gerbang.
2. Jaga Kecepatan Kendaraan Saat Memasuki Gardu
Sensor RFID membutuhkan waktu sepersekian detik untuk membaca dan memverifikasi data. Jangan memacu kendaraan terlalu kencang. Turunkan kecepatan hingga maksimal 20 km/jam saat memasuki mulut gardu agar sistem punya waktu cukup untuk mendeteksi stiker dan membuka palang secara otomatis.
3. Gunakan Tongkat E-Toll (Toll Stick) dengan Benar
Bagi pengguna kartu fisik, jarak antara jendela mobil dan mesin pembaca seringkali menyulitkan. Gunakan tongkat E-Toll (Toll Stick) agar tangan tidak perlu menjulur terlalu jauh. Pastikan menjepit kartu dengan kuat agar tidak terjatuh, dan tempelkan (tap) bagian chip kartu tepat di tengah area pemindai mesin selama 1-2 detik.
4. Rutin Mengecek dan Mengisi Saldo Lewat Smartphone
Penyebab utama palang tidak terbuka adalah saldo yang kurang. Manfaatkan fitur NFC pada smartphone Anda untuk mengecek dan mengisi ulang (top-up) saldo E-Toll kapan saja sebelum masuk jalan tol. Jangan mengandalkan minimarket di rest area yang seringkali mengalami gangguan jaringan.
5. Jaga Kondisi Fisik Kartu E-Toll
Kartu E-Toll memiliki antena internal dan chip yang tipis. Jangan meletakkan kartu di dashboard yang terkena panas terik matahari langsung karena bisa membuatnya melengkung. Jangan pula menyimpannya di saku belakang celana yang berisiko patah saat diduduki, karena kartu yang cacat fisik tidak akan terbaca oleh mesin.
Kelancaran di gerbang tol bukan hanya soal kenyamanan Anda, tetapi juga menghargai waktu pengemudi di belakang. Persiapan saldo yang cukup dan penempatan alat yang presisi akan membuat perjalanan melintasi tol menjadi jauh lebih praktis dan bebas stres.