5 Tips Upgrade Audio Mobil Harian agar Suara Jernih Tanpa Korban Aki dan Bagasi
Ingin audio mobil enak didengar tanpa modifikasi ekstrem? Simak 5 tahapan upgrade audio "Sound Quality" (SQ) harian yang simpel, hemat tempat, dan aman untuk kelistrikan.
Highlight:
- Pemasangan peredam suara dan penggunaan DSP (Digital Signal Processor) memberikan dampak peningkatan kualitas suara paling signifikan dibanding sekadar ganti speaker.
Sistem audio bawaan pabrik seringkali terdengar "cempreng" dan kurang bertenaga. Banyak pemilik mobil ingin upgrade, tapi takut membebani aki, garansi hangus, atau bagasi habis dimakan box subwoofer. Padahal, ada aliran modifikasi Sound Quality (SQ) Daily yang simpel dan efektif. Berikut tipsnya.
1. Pasang Peredam Suara (Sound Deadening)
Ini adalah fondasi utama. Sebelum ganti speaker, pasang peredam aspal/butyl rubber di pintu mobil. Peredam membuat pintu menjadi kokoh seperti box speaker (akustik ruang membaik), mengurangi getaran plat bodi, dan meredam suara bising dari luar sehingga musik terdengar jauh lebih detail.
2. Ganti Speaker Depan dengan Tipe Split (2-Way)
Ganti speaker coaxial bawaan dengan tipe Split (Komponen) yang memisahkan Midbass (di pintu) dan Tweeter (di dashboard/pilar). Pemisahan ini membuat suara vokal dan instrumen tinggi terdengar lebih jernih dan panggung suara (staging) seolah berada di atas dashboard, bukan di kaki.
3. Tambahkan Subwoofer Kolong (Underseat Subwoofer)
Tidak perlu box besar di bagasi. Gunakan subwoofer aktif slim yang diletakkan di bawah jok depan. Meski bass-nya tidak sekuat subwoofer 12 inci, subwoofer kolong sudah cukup untuk mengisi frekuensi rendah agar musik terdengar "bulat" dan bertenaga untuk penggunaan harian.
4. Gunakan DSP (Digital Signal Processor)
Ini adalah "otak" dari sistem audio modern. DSP (bisa yang built-in dengan power amplifier) memungkinkan Anda mengatur Time Alignment dan Equalizer secara presisi. Hasilnya, suara dari speaker kiri dan kanan akan sampai ke telinga pengemudi secara bersamaan, menciptakan efek fokus vokal di tengah yang memukau.
5. Cek Kabel dan Grounding (Kelistrikan)
Upgrade audio butuh arus listrik yang stabil. Pastikan menggunakan kabel tembaga murni (OFC), bukan aluminium. Tambahkan kabel grounding berkualitas agar tidak terjadi storing (suara ngiung mengikuti rpm mesin) dan agar aki mobil tidak cepat tekor.
Upgrade audio yang baik bukan soal seberapa keras suaranya, tapi seberapa nyaman dan jernih nadanya. Dengan tahapan di atas, perjalanan macet pun akan terasa lebih nikmat ditemani lagu favorit dengan kualitas studio.