5 Tips Merawat Mobil Diesel Modern yang Sering Minum Biosolar Agar Injektor Awet

Punya Pajero atau Fortuner tapi sering isi Biosolar? Waspada injektor mampet! Simak 5 tips perawatan vital mobil diesel modern agar mesin tetap badak dan awet.

Tips Merawat Mobil Diesel Modern
Sumber : Istimewa

Highlight:

  • Penambahan filter solar ekstra (Double Filter) dan rutin melakukan Purging adalah kunci utama menyelamatkan injektor common-rail dari kerusakan fatal.

Mesin diesel modern berteknologi Common Rail memang bertenaga dan efisien, namun sangat sensitif terhadap kualitas bahan bakar. Di Indonesia, penggunaan Biosolar (B30/B35) yang memiliki kandungan air dan endapan sulfur tinggi seringkali menjadi musuh bagi sistem injeksi yang presisi. Agar mobil diesel Anda tidak "jajan" injektor yang harganya jutaan rupiah, lakukan langkah pencegahan berikut.

1. Ganti Filter Solar Lebih Cepat dari Jadwal



Jangan ikuti buku manual yang menyarankan ganti setiap 10.000-20.000 km jika Anda memakai Biosolar. Ganti filter solar setiap 5.000 km. Filter yang kotor akan lolos menyaring partikel mikroskopis yang bisa menyumbat nozzle injektor bertekanan tinggi.

2. Pasang Filter Solar Tambahan (Double Water Separator)



Filter bawaan pabrik seringkali kewalahan menyaring kandungan air dalam Biosolar. Memasang filter tambahan (pre-filter atau water separator aftermarket) akan menyaring kotoran kasar dan air sebelum masuk ke filter utama, sehingga solar yang masuk ke mesin jauh lebih murni.

3. Lakukan Purging (Infus Injektor) Secara Rutin



Purging adalah proses membersihkan saluran bahan bakar dan injektor dengan cairan pembersih khusus (tanpa lewat tangki). Lakukan purging setiap 10.000-20.000 km untuk mengikis kerak karbon dan residu sulfur yang menempel di ujung injektor dan ruang bakar.

4. Terapkan "Italian Tune-up" (Geber RPM Tinggi)



Sesekali, saat di jalan tol yang kosong, pacu mobil dengan RPM tinggi (di atas 3000 RPM) selama beberapa menit. Panas dan tekanan tinggi yang dihasilkan akan membantu membakar tumpukan jelaga (soot) di sistem knalpot dan turbo, mencegah penumpukan kerak yang bikin tarikan lemot.

5. Gunakan Zat Aditif (Cetane Booster/Diesel Cleaner)



Jika terpaksa terus-menerus menggunakan Biosolar, tambahkan cairan aditif diesel cleaner atau cetane booster ke dalam tangki saat isi BBM. Cairan ini membantu memecah partikel air (demulsifier), meningkatkan angka cetane agar pembakaran lebih sempurna, dan melumasi pompa bahan bakar (fuel pump).

Merawat diesel modern dengan BBM subsidi memang butuh usaha ekstra. Namun, biaya ganti filter dan cairan cleaner jauh lebih murah dibandingkan harus mengganti satu set injektor common rail yang harganya bisa seharga motor baru.

Terkait