Benavides & Al-Attiyah, Duel Sengit di Padang Pasir Saudi

Hasil Dakar Rally 2026: Nasser Al-Attiyah juara mobil, Benavides juara motor.

Benavides & Al-Attiyah
Sumber : Istimewa

Highlights:

  • Nasser Al-Attiyah meraih gelar keenam di kelas mobil Dakar 2026
  • Luciano Benavides menang dramatis di kelas motor, hanya 2 detik dari rival
  • Reli Dakar tetap jadi ajang paling kompetitif di rally-raid dunia
  • Kompetisi berlangsung lebih dari 8.000 km di Saudi Arabia
  • Persaingan mobil dan motor sama-sama penuh drama hingga akhir

Setiap tahunnya Dakar Rally selalu menjadi panggung tertinggi dalam dunia rally-raid, di mana manusia dan mesin diuji sampai batas terakhir. Edisi 2026 yang digelar di Saudi Arabia kembali menyuguhkan drama penuh—bukan hanya soal kecepatan, tapi juga strategi, ketahanan, dan navigasi yang sempurna. Hasil akhirnya bikin publik otomotif dunia menahan napas sampai detik terakhir.

Di kelas mobil (Ultimate), Qatar dan legenda reli Nasser Al-Attiyah menegaskan dominasinya dengan meraih gelar keenam dalam kariernya di Dakar Rally 2026. Al-Attiyah tampil konsisten dari awal hingga akhir, menghindari jebakan kesalahan navigasi dan pokoknya melahap hampir 8.000 km yang terbagi ke dalam 13 etape.



Mengemudi Dacia Sandrider hasil kolaborasi teknis antara tim Dacia dan Prodrive, Al-Attiyah berhasil membawa mobilnya ke puncak klasemen dengan selisih waktu yang nyaman dari rival-rival berat seperti Nani Roma atau Mattias Ekström. Kemenangan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Dacia, karena ini kali pertama pabrikan tersebut meraih kemenangan overall Dakar.

Dengan pencapaian ini, Al-Attiyah semakin mendekati rekor juara mobil Dakar yang saat ini dipegang legenda reli Stéphane Peterhansel. Usia mungkin sudah tidak muda lagi, tapi ketangguhan dan pengalaman membuatnya tetap jadi ancaman di lintasan pasir.

Sementara itu di kelas motor, Dakar 2026 menghadirkan salah satu kemenangan paling dramatis dalam sejarah rally-raid. Rider Argentina Luciano Benavides dari Red Bull KTM Factory Racing unggul tipis dari pesaingnya, Ricky Brabec (Honda), dengan selisih waktu hanya 2 detik setelah total perjalanan dua minggu.



Lomba berlangsung ketat selama dua pekan. Brabec sempat memimpin dan punya keunggulan waktu yang cukup besar menuju etape terakhir. Namun dalam momen krusial, kesalahan navigasi jarak pendek membuatnya kehilangan posisi pertama, membuka peluang Benavides untuk merebut kemenangan di malam terakhir lomba.

Kemenangan ini penting bukan hanya secara angka — tetapi juga secara sejarah: Luciano Benavides akhirnya mencatatkan namanya sebagai juara Dakar setelah beberapa usaha sebelumnya, sekaligus memperpanjang tradisi dominasi KTM di kelas motor.



Selain juara utama, Dakar Rally 2026 juga mencetak pencapaian lain yang layak dibanggakan:
• Shammie Zacky Baridwan (Indonesia) mencatat sejarah sebagai pereli Indonesia pertama yang menang satu etape di Dakar dalam kelas Classic — kemenangan yang diraihnya setelah perjuangan berat bahkan sempat terperosok di pasir selama tiga jam.
• Dalam berbagai kategori lain, termasuk Stock Class dan Challenger, pabrikan seperti Land Rover dan Dacia juga mencetak kemenangan berkelas dengan performa impresif meski bukan di overall utama.

Dakar Rally 2026 sekali lagi menunjukan mengapa ia digelari sebagai the toughest motorsport event in the world. Dua kemenangan utama — Nasser Al-Attiyah di kelas mobil dan Luciano Benavides di kelas motor — tidak datang mudah. Lintasan panjang, medan ekstrem, dan persaingan super ketat membuat titel juara Dakar menjadi sesuatu yang benar-benar pantas dirayakan.

Terkait