Toyota HiAce Gen V 2026: Awet 22 Tahun di Pasar Jepang, Kini Hadir dengan Teknologi Baru

Toyota HiAce Generasi V, yang telah berusia 22 tahun, tetap menjadi primadona di Jepang hingga 2026. Meskipun generasi keenam sudah hadir, model ini masih diproduksi dengan penyegaran teknologi seperti lampu LED dan layar sentuh 8 inci. Simak perbedaannya dengan versi Indonesia dan pilihan mesin terkini.

Toyota HiAce Gen V 2026
Sumber : Istimewa

Toyota HiAce Generasi V, yang diperkenalkan pada 2004, telah menjadi ikon di pasar Jepang selama lebih dari dua dekade. Meskipun generasi keenam (Gen VI) sudah diperkenalkan pada 2019, model ini tetap diproduksi hingga 2026 dengan penyegaran teknologi terkini. Kehadirannya yang lama mencerminkan ketahanan model ini di tengah dinamika industri otomotif yang terus berubah.

Sebagai light commercial vehicle yang populer, HiAce Gen V mendapatkan pembaruan signifikan pada 2026 untuk memenuhi tren otomotif modern. Penyegaran terlihat jelas pada bagian eksterior dengan pemasangan LED Bi-Beam terbaru yang dilengkapi lampu signature yang memperkuat tampilan futuristik. Desain lampu ini tidak hanya meningkatkan visibilitas di jalan raya, tetapi juga memberikan kesan sporty dan modern.

Foto - Toyota HiAce Gen V 2026 dengan Desain LED Baru

Di bagian interior, Toyota menambahkan layar sentuh 8 inci di konsol tengah yang berfungsi sebagai sistem navigasi dan pengaturan infotainment. Fitur ini memungkinkan pengemudi untuk mengakses berbagai fitur hiburan dan informasi perjalanan secara intuitif. Selain itu, cluster instrumen digital 7 inci menjadi standar, memberikan tampilan yang lebih jelas dan modern.

Untuk varian tertinggi, yakni Super GL, Toyota menyematkan kursi depan dengan pemanas, meningkatkan kenyamanan penumpang saat berkendara di iklim dingin. Sementara itu, model dasar mendapatkan fitur penahan pintu belakang yang memudahkan pengoperasian pintu geser. Penyegaran ini menunjukkan komitmen Toyota untuk menjaga kenyamanan dan kepraktisan HiAce dalam berbagai kondisi penggunaan.

Di Indonesia, HiAce Gen V dikenal sebagai Toyota HiAce Commuter dan tetap dijual meskipun versi Jepang sudah mendapatkan pembaruan. Versi Indonesia hanya tersedia dalam tipe hi-roof dan belum menerima penyegaran 2026. Meski begitu, HiAce Commuter tetap menjadi pilihan populer untuk angkutan keluarga atau bisnis karena kabin yang luas dan performa andal.

Toyota HiAce Commuter di Indonesia

Untuk mesin, HiAce Commuter di Indonesia mengandalkan mesin diesel 1KD-FTV 3.000cc dengan standar emisi Euro 4. Transmisi yang tersedia adalah manual 5 kecepatan. Sementara itu, versi Jepang menawarkan pilihan lebih beragam, termasuk mesin bensin 2TR-FE 2.700cc dan 7GR-FKS 3.500cc, serta mesin diesel 1GD-FTV 2.800cc dengan opsi transmisi manual 5 kecepatan atau otomatis 6 kecepatan.

Kehadiran Toyota HiAce Gen V di Jepang selama 22 tahun menunjukkan ketahanan model ini di pasar yang dinamis. Dengan penyegaran teknologi pada 2026, Toyota berusaha mempertahankan posisi HiAce sebagai andalan di segmen multi-purpose vehicle. Di Indonesia, meskipun belum mendapatkan pembaruan, HiAce tetap menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan dan kapasitas kabin.

Bagi penggemar mobil listrik atau hybrid, HiAce saat ini belum menawarkan pilihan tersebut. Namun, Toyota dikabarkan sedang mengkaji peluncuran versi hybrid untuk model mendatang. Ini menjadi indikasi bahwa HiAce akan terus berevolusi sesuai dengan kebutuhan pasar global.

Kesimpulannya, Toyota HiAce Gen V membuktikan bahwa desain klasik dan inovasi teknologi bisa berjalan seiring. Dengan penyegaran 2026, model ini siap menghadapi persaingan di pasar Jepang sambil mempertahankan keunggulan yang telah diakui selama dua dekade. Di Indonesia, HiAce tetap menjadi simbol keandalan dan kenyamanan dalam angkutan keluarga atau bisnis.

Terkait