Honda Super-One Meluncur di Singapura: Mobil Listrik Premium dengan Teknologi Canggih & Harga Mencekik

Honda Super-One, mobil listrik terbaru dari Honda, resmi meluncur di Singapore Motorshow 2026 dengan harga mencapai Rp 2,3 miliar. Mobil ini menawarkan performa luar biasa, fitur unik, dan teknologi canggih, meski dengan harga yang tergolong premium. Simak detail lengkapnya!

Honda Super One
Sumber : Istimewa

Sebuah langkah strategis dilakukan Honda dalam memasuki pasar mobil listrik global dengan meluncurkan Super-One di Singapore Motorshow 2026 (8-11 Januari 2026). Uniknya, peluncuran ini justru terjadi sebelum pameran di Jepang, meskipun mobil ini sebelumnya telah debut di Japan Mobility Show (JMS) pada Oktober lalu. Selain itu, Honda juga memamerkan Super-One di Tokyo Auto Salon (9-11 Januari), menandai komitmen pabrikan Jepang ini dalam menggaet minat pasar Asia Tenggara.

Di Singapura, Super-One dilepas dengan harga S$178.999 atau setara Rp 2,3 miliar (termasuk Certificate of Entitlement/COE selama 10 tahun). Harga ini tergolong fantastis, terutama jika dibandingkan dengan pasar Indonesia. Namun, angka tersebut mencerminkan posisi Super-One sebagai mobil listrik premium yang mengusung teknologi canggih dan fitur unik.

Super-One mengandalkan motor listrik dengan tenaga 95 PS (93 Hp) dan torsi 162 Nm, yang jauh lebih besar dibandingkan model sejenis seperti N-One e (64 PS/162 Nm) dan Honda e (154 PS/314 Nm). Meski spesifikasi tenaga tidak melampaui Honda e, torsi yang dihasilkan Super-One lebih optimal untuk akselerasi ringan dan efisiensi bertenaga. Baterai 29,6 kWh-nya mendukung fast charging DC yang mampu mengisi daya dari 20% hingga 80% dalam waktu 30 menit, memastikan kenyamanan pengemudi dalam perjalanan jarak jauh.

Salah satu fitur paling menarik dari Super-One adalah mode Boost, yang memungkinkan simulasi perpindahan gigi 7 kecepatan untuk roda depan. Fitur ini menghadirkan sensasi berkendara sporty, mirip dengan Honda Prelude klasik. Ditambah dengan suara mesin buatan (artificial engine sound) melalui sistem Active Sound Control, Honda sukses menciptakan pengalaman berkendara yang dinamis meski mobil ini sepenuhnya listrik. Teknologi serupa juga ditemukan pada Hyundai Ioniq 5 N.

Secara mekanis, Super-One mengusung suspensi MacPherson strut di depan dan torsion beam di belakang, dengan rem tromol di roda belakang. Meski terlihat sederhana, konfigurasi ini dibuat untuk menyeimbangkan kenyamanan dan efisiensi biaya. Untuk versi produksi, Honda berencana mengganti pelek alloy 16 inci dari prototipe dengan ukuran 15 inci, yang lebih ekonomis tanpa mengurangi performa.

Di dalam kabin, Super-One menawarkan layar sentuh Display Audio 9 inci, sistem audio Bose 8 speaker, dan paket keselamatan lengkap melalui Honda Sensing. Kombinasi ini memberikan kenyamanan dan keamanan yang memadai untuk pengemudi dan penumpang. Desain interior yang modern dan futuristik juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta mobil listrik.

Wacana kehadiran Super-One di Indonesia sempat berembus, meski peluncuran resmi belum diumumkan. Jika benar masuk ke pasar lokal, harga Honda Super-One diprediksi jauh lebih terjangkau dibanding di Singapura, mengingat biaya kepemilikan dan regulasi yang berbeda. Namun, pihak Honda Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana ini.

Peluncuran Super-One di Singapura menandai langkah penting Honda dalam memperluas dominasi mobil listrik di Asia Tenggara. Dengan harga premium dan teknologi inovatif, mobil ini diharapkan menjadi pesaing kuat bagi produsen EV lain seperti Hyundai, Kia, dan Tesla. Bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan kualitas Jepang dan fitur canggih, Super-One bisa menjadi pilihan menarik, meski dengan kantong yang cukup tebal.

Terkait