Persiapan Mudik Akhir Tahun: Hindari Overheat Mesin Saat AC Dinyalakan dengan Tips Ini

Mudik akhir tahun jadi momen penting untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, jangan abaikan risiko overheat mesin saat AC dinyalakan. Baca artikel ini untuk tips lengkap memastikan kendaraan dalam kondisi optimal sebelum perjalanan.

Overheat
Sumber : Istimewa

Libur panjang akhir tahun selalu menjadi waktu yang ditunggu-tunggu untuk kembali ke kampung halaman. Namun, sebelum memulai perjalanan mudik, ada satu hal krusial yang sering diabaikan: kondisi kendaraan. Terlebih saat menggunakan AC, risiko overheat mesin bisa meningkat secara signifikan. Bagaimana caranya menghindari masalah ini? Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Memastikan sistem pendingin dan AC mobil dalam kondisi prima adalah langkah wajib. Jika mesin mengalami overheat saat AC dinyalakan, bukan hanya kenyamanan yang terganggu, tetapi juga keselamatan perjalanan. Berikut beberapa penyebab umum dan solusi praktis yang bisa Anda terapkan:

1. Extra Fan Rusak atau Tidak Berfungsi

Extra fan berperan penting dalam menyerap panas dari kondensor AC. Jika komponen ini mati, suhu mesin akan naik secara drastis. Tanda-tanda extra fan bermasalah termasuk mesin cepat panas saat AC dinyalakan atau suara berisik dari area mesin. Untuk memeriksa, hidupkan AC saat mesin menyala dan amati apakah kipas berputar. Jika tidak, segera ganti atau perbaiki.

Extra fan mati salah satu faktor mesin menjadi overheat

2. Kompresor AC Beban Berat

Kompresor AC yang bekerja berlebihan bisa mengganggu putaran water pump, komponen yang bertugas mengalirkan cairan pendingin. Jika water pump tidak berfungsi optimal, suhu mesin akan melonjak. Ciri-ciri kompresor bermasalah meliputi putaran mesin tidak stabil atau suara mendengung aneh. Periksa juga kondisi fan belt dan water pump secara berkala.

3. Kekurangan Cairan Pendingin (Coolant)

Level coolant yang rendah adalah penyebab utama overheat. Pastikan cairan di reservoir cukup dan tidak bocor. Jika perlu, tambahkan coolant sesuai spesifikasi pabrik. Jangan gunakan air biasa karena bisa merusak sistem pendingin.

4. Radiator Terhalang atau Tersumbat

Radiator yang kotor atau tersumbat oleh debu dan serangga akan mengurangi efisiensi pendinginan. Bersihkan secara rutin dengan air bertekanan tinggi atau kain khusus. Selain itu, periksa apakah kipas radiator berputar dengan lancar.

5. Thermostat Tidak Berfungsi

Thermostat bertugas mengatur aliran coolant ke mesin. Jika rusak, suhu mesin bisa melonjak tiba-tiba. Gejala thermostat bermasalah termasuk mesin cepat panas atau jarum termometer bergerak tidak stabil. Ganti thermostat dengan yang baru jika diperlukan.

Tips Tambahan Sebelum Mudik:

  • Checklist sistem pendingin secara menyeluruh, termasuk selang, klem, dan sambungan.
  • Lakukan servis berkala di bengkel terpercaya minimal 1-2 minggu sebelum perjalanan.
  • Siapkan alat darurat seperti coolant tambahan, kain lap, dan alat bantu mengganti ban.

Dengan persiapan matang, risiko overheat mesin saat mudik bisa diminimalkan. Jangan biarkan kendaraan jadi penghalang kebahagiaan berkumpul dengan keluarga. Selamat mudik dan tetap aman di jalan!

Terkait