Chery Klarifikasi Insiden Fengyun X3L di Gunung Tianmen: Fakta Sebenarnya

Chery jelaskan insiden uji ekstrem Fengyun X3L di Gunung Tianmen.

Chery Klarifikasi Insiden Fengyun X3L
Sumber : Istimewa

Highlights:

  • Insiden Fengyun X3L di Gunung Tianmen viral di media sosial.
  • Mobil tergelincir akibat pengait tali pengaman yang tiba-tiba lepas.
  • Chery mengakui ada kelalaian dalam penilaian risiko dan perencanaan uji ekstrem.
  • Tidak ada korban jiwa dan kerusakan lingkungan.
  • Chery meminta maaf dan berjanji memberikan laporan investigasi lengkap.

Chery kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah insiden uji coba Fengyun X3L di kawasan wisata Gunung Tianmen, Tiongkok, viral di media sosial. Mobil berteknologi Extended-range Electric Vehicle (EREV) yang kerap disebut sebagai “kembaran J6” itu mengalami kejadian tidak terduga saat mencoba melewati jalur ekstrem yang terkenal sebagai salah satu rute paling ikonik di Negeri Tirai Bambu.

Dalam video yang beredar, Fengyun X3L tampak gagal menaklukkan anak tangga yang berada di jalur pendakian. Mobil tersebut mendadak kehilangan traksi, merosot ke belakang, dan akhirnya menabrak pagar pembatas. Publik pun ramai mempertanyakan keamanan serta kesiapan kendaraan dalam uji ekstrem tersebut.

Menanggapi viralnya kejadian itu, Chery Auto langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi dalam rangkaian uji internal yang memang dilakukan untuk menguji performa kendaraan di medan non-konvensional. Chery juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Berdasarkan investigasi awal, perusahaan menemukan bahwa sumber masalah muncul dari pengait utama tali pengaman yang tiba-tiba terlepas. Ketika pengait lepas, tali yang tersisa justru tersangkut pada roda kanan kendaraan. Kondisi itu menyebabkan Fengyun X3L kehilangan kontrol dan tergelincir. Dampaknya, mobil menabrak pagar pembatas yang berada di lokasi.



Chery mengakui bahwa insiden tersebut berakar dari kurang matangnya perencanaan dan penilaian risiko dalam pelaksanaan uji ekstrem. Mereka menyebut kejadian yang berlangsung pada 12 November 2025 itu sebagai bentuk kelalaian internal yang perlu dievaluasi lebih dalam. Terlebih, lokasi uji yang digunakan merupakan area wisata populer di Tianmen, Zhangjiajie, Provinsi Hunan.

Pihak Chery juga menyoroti kekhawatiran publik mengenai keputusan mereka menggelar uji ekstrem di area wisata yang dikunjungi banyak turis. Mereka menegaskan bahwa perusahaan akan menjadikan insiden ini sebagai pembelajaran penting untuk meningkatkan standar keamanan dan prosedur teknis pada uji coba berikutnya.



Sebagai bentuk tanggung jawab, Chery menyampaikan permohonan maaf kepada pengelola wisata Gunung Tianmen, para wisatawan, mitra perusahaan, serta masyarakat luas yang menyoroti insiden tersebut. Mereka berjanji akan memberikan pembaruan mengenai hasil investigasi lanjutan terkait kejadian yang melibatkan Fengyun X3L itu.

Dengan klarifikasi ini, Chery berharap publik memahami konteks kejadian serta komitmen perusahaan dalam memperbaiki standar uji ekstrem kendaraan listrik mereka. Kasus ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan konsumen terhadap lini produk EREV terbaru yang tengah mereka kembangkan.

Terkait