Cara Merawat Ban dan Pelek Mobil di Rumah dengan Benar: Hindari Kesalahan yang Merusak Permukaan

Pelajari teknik detail membersihkan ban dan pelek mobil di rumah yang benar agar tetap kinclong tanpa merusak permukaan. Hindari kesalahan umum seperti penggunaan sikat keras atau sabun berbahaya.

Bahaya Tekanan Ban
Sumber : Istimewa

Di era #DiRumahAja, menjaga kebersihan kendaraan tetap menjadi prioritas. Namun, banyak pemilik mobil yang salah kaprah dalam membersihkan ban dan pelek, yang justru berpotensi merusak permukaan. Ahli perawatan mobil dari EP21, Adi Nugroho (Eko), memberikan panduan lengkap untuk menghindari kesalahan fatal saat merawat dua komponen vital ini.

Ban dan pelek sering dianggap sebagai bagian yang mudah dirawat, padahal kedua komponen ini membutuhkan pendekatan khusus. "Salah membersihkan, permukaan ban bisa baret dan sulit dihilangkan kotorannya, sementara pelek berpotensi tergores permanen," ujar Eko yang telah menangani ribuan kendaraan di Jakarta Selatan.

1. Teknik Membersihkan Ban yang Benar

Salah satu mitos yang paling berbahaya adalah penggunaan sikat keras untuk membersihkan ban. "Sikat jenis ini justru akan menciptakan goresan halus yang menyerap kotoran," jelas Eko. Menurutnya, sikat hanya perlu digunakan sekali dalam seminggu dengan gerakan lembut. Untuk kebutuhan harian, spons lembut atau kanebo menjadi pilihan terbaik.

Proses pembersihan dimulai dengan menyiram ban dengan air bertekanan rendah untuk menghilangkan tanah dan pasir. Setelah itu, oleskan cairan pembersih khusus ban atau menggunakan shampoo mobil yang tidak mengandung bahan keras. "Jika tidak ada pembersih khusus, air bersih dengan volume cukup sudah efektif," tambah Eko.

2. Perawatan Pelek Berdasarkan Jenis Material

Pelek mobil terbagi menjadi dua kategori utama: pelek standar dan pelek racing (chrome/polish). Untuk pelek standar, Eko menyarankan penggunaan kanebo atau spons lembut. "Teknik mengusap dengan gerakan melingkar akan membersihkan kotoran tanpa merusak permukaan," paparnya.

Namun, untuk pelek racing dengan lapisan chrome atau polish, diperlukan perawatan ekstra hati-hati. "Pakai kain microfiber dan pembersih khusus chrome. Sikat apalagi sikat logam bisa membuat lapisan chrome mengelupas," peringatnya. Eko juga menekankan pentingnya penggunaan air yang cukup saat mencuci pelek untuk mencegah goresan karena gesekan.

3. Bahaya Sabun Colek dan Alternatif Aman

Banyak pemilik mobil menggunakan sabun colek atau pembersih kaca untuk membersihkan ban dan pelek. Namun, Eko menegaskan bahwa bahan ini sangat berbahaya. "Sabun colek mengandung bahan kimia keras yang bisa merusak lapisan cat pelek dan menyebabkan jamur pada permukaan," jelasnya.

Alternatif terbaik adalah shampoo mobil premium atau air bersih. "Untuk hasil maksimal, tambahkan sedikit cairan pembersih ban yang tidak mengandung bahan abrasif," saran Eko. Ia juga menyarankan penggunaan air bertekanan rendah untuk menghindari sisa sabun yang bisa mengering dan meninggalkan noda.

4. Tips Poles Pelek yang Efektif

Ketika pelek mulai kusam atau ada baret halus, Eko menyarankan proses polishing. Untuk pelek standar, dapat menggunakan obat poles bodi mobil. Namun, untuk pelek chrome/polish, harus menggunakan produk khusus. "Pastikan menggunakan kain microfiber dan gerakan melingkar perlahan," ujarnya.

Langkah-langkah polishing yang tepat: pertama, tuangkan obat poles pada sponge atau kain microfiber secara merata. Lalu usapkan ke permukaan pelek dengan gerakan melingkar selama 30 detik. Setelah itu, seka dengan kain bersih hingga mengkilap. "Proses ini bisa dilakukan setiap 3 bulan untuk mempertahankan tampilan kinclong," tambah Eko.

5. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemilik mobil antara lain: menggunakan sikat logam, membersihkan ban saat permukaan kering, dan mengeringkan pelek dengan kain kasar. "Selalu pastikan permukaan basah sebelum membersihkan, dan gunakan kain microfiber untuk mengeringkan," jelas Eko.

Ia juga menyarankan untuk memeriksa kondisi ban dan pelek secara berkala. "Jika ada noda membandel seperti minyak atau oli, gunakan pembersih khusus yang tidak mengandung bahan abrasif," pungkasnya.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda tidak hanya menjaga tampilan mobil tetapi juga memperpanjang usia pakai ban dan pelek. Ingat, perawatan yang benar bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kendaraan Anda.

Terkait