Chery Tiggo 9 CSH Tembus 400 Unit Terjual, Dominasi Teknologi Hybrid di Pasar SUV Premium Indonesia
Chery Indonesia melaporkan kesuksesan penjualan Chery Tiggo 9 CSH, SUV hybrid flagship yang telah terjual 400 unit sejak peluncuran Juli 2025. Teknologi Super Hybrid, desain mewah, dan kepuasan pelanggan jadi kunci.
Chery Indonesia kembali membuktikan komitmennya di pasar otomotif Indonesia dengan kinerja luar biasa dari SUV flagship terbarunya, Chery Tiggo 9 CSH (Chery Super Hybrid). Dalam waktu kurang dari tiga bulan sejak peluncurannya pada akhir Juli 2025, kendaraan ini telah mencatat penjualan 400 unit hingga awal Oktober 2025, menunjukkan antusiasme konsumen yang tinggi terhadap teknologi hybrid premium.
Menurut Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing Chery Sales Indonesia, angka penjualan tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap inovasi Chery. "Antusiasme konsumen terhadap Tiggo 9 CSH sangat positif, terutama karena kombinasi teknologi canggih dan fitur mewah yang menawarkan pengalaman berkendara modern," ujarnya dalam wawancara eksklusif dengan Otodriver di Bandung, Jawa Barat (10/10/2025).

Tiggo 9 CSH tidak hanya menjadi pilihan pelanggan baru, tetapi juga mendapatkan respons positif dari konsumen loyal Chery yang sebelumnya memilih model Tiggo 8 CSH. Rifkie mengungkapkan bahwa sebagian besar pembeli Tiggo 9 CSH adalah pelanggan setia yang ingin "menambah armada" kendaraan mereka. "Mereka puas dengan kualitas Tiggo 8 CSH dan memutuskan untuk memilih Tiggo 9 CSH sebagai kendaraan elektrifikasi berikutnya," jelasnya.
Keunggulan utama Tiggo 9 CSH terletak pada sistem Super Hybrid canggih yang menggabungkan mesin bensin 1.6T turbocharged dengan tiga motor listrik. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan efisiensi bahan bakar hingga 30% lebih baik dibanding model konvensional, sambil tetap mempertahankan performa responsif dengan tenaga maksimal 300 hp dan torsi 400 Nm. Sistem hybrid ini juga dilengkapi dengan mode pengemudi yang dapat disesuaikan, termasuk EV (Electric Vehicle) untuk jarak pendek dan mode baterai hemat.
Desain eksterior Tiggo 9 CSH mengusung gaya futuristik dengan dimensi besar (panjang 4.900 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.755 mm), yang dipadukan dengan fitur premium seperti kaca film one-touch, lampu depan full-LED dengan DRL (Daytime Running Light) dinamis, dan velg alloy 20 inci. Di dalam kabin, konsumen disuguhi dengan jok kulit berpemanas dan pendingin, layar infotainment 12,3 inci, serta sistem hiburan 12 speaker premium.
Kehadiran Tiggo 9 CSH juga menjadi tantangan bagi SUV premium nasional seperti Toyota Fortuner Hybrid dan Honda CR-V Hybrid. Namun, Chery berhasil memposisikan model ini sebagai solusi transportasi ramah lingkungan dengan harga lebih terjangkau (mulai dari Rp 1,2 miliar). "Kami menargetkan Tiggo 9 CSH untuk segmen konsumen yang menginginkan kenyamanan, teknologi canggih, dan efisiensi bahan bakar tanpa harus mengorbankan performa," tambah Rifkie.
Untuk memastikan kepuasan pelanggan, Chery Indonesia menawarkan garansi 5 tahun atau 100.000 km untuk kendaraan dan 8 tahun/160.000 km untuk baterai hybrid. Program ini menjadi nilai tambah yang membedakan Tiggo 9 CSH dari kompetitor. Selain itu, layanan purna jual melalui jaringan dealer resmi di seluruh Indonesia juga dipastikan memenuhi standar internasional.
Dengan pencapaian 400 unit terjual dalam waktu singkat, Tiggo 9 CSH membuktikan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap teknologi elektrifikasi. Rifkie optimis angka penjualan akan terus meningkat, terutama menjelang akhir tahun. "Kami yakin Tiggo 9 CSH akan menjadi salah satu best seller di kelasnya, terutama karena kebutuhan masyarakat akan kendaraan ramah lingkungan semakin meningkat," pungkasnya.