Toyota RAV4 PHEV 2026 Resmi Meluncur, Tembus 150 Km Mode Listrik
RAV4 PHEV 2026 melaju 150 km mode listrik, harga Rp600 jutaan.
Highlights:
- Jarak tempuh listrik meningkat hingga 150 km.
- Tenaga maksimum 242 kW (329 PS).
- Baterai baru dengan efisiensi lebih tinggi.
- Bisa menjadi sumber listrik eksternal hingga 1.500W.
- Harga mulai Rp 654 jutaan di Jepang.
Toyota Motor Corporation resmi memperkenalkan RAV4 PHEV model terbaru untuk tahun 2026 di Jepang. SUV ramah lingkungan ini dijadwalkan mulai dipasarkan pada 9 Maret 2026, membawa sejumlah pembaruan signifikan, terutama pada sektor baterai dan efisiensi energi. Dengan banderol mulai kisaran Rp 600 jutaan, model ini menjadi salah satu opsi plug-in hybrid paling menarik di kelasnya.
Jarak Tempuh Listrik Makin Jauh
Sorotan utama ada pada peningkatan kapasitas baterai. Jika generasi sebelumnya hanya mampu menempuh sekitar 95 kilometer dalam mode listrik murni, kini RAV4 PHEV terbaru sanggup melaju hingga 150 kilometer tanpa setetes bensin. Lonjakan ini membuat SUV tersebut semakin relevan untuk kebutuhan mobilitas harian, terutama di area perkotaan.
Peningkatan daya jelajah ini tak lepas dari penggunaan baterai generasi baru berkapasitas lebih besar serta penerapan semikonduktor silikon karbida (SiC) pada unit kontrol daya (PCU). Teknologi tersebut membantu meminimalkan kehilangan energi, sehingga efisiensi sistem semakin optimal.
Bagi generasi milenial yang menginginkan kendaraan irit namun tetap bertenaga, peningkatan ini jelas menjadi nilai jual kuat. Mobil bisa digunakan untuk aktivitas harian tanpa sering mengisi bensin, sekaligus tetap fleksibel untuk perjalanan jarak jauh.
Tenaga Besar, Tetap Efisien
RAV4 PHEV 2026 dibekali sistem plug-in hybrid generasi terbaru berbasis mesin 2.5-liter Series Parallel Plug-in Hybrid System (A25A-FXS). Kombinasi mesin bensin dan motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimal 242 kW atau setara 329 PS.
Output tersebut membuat SUV ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga responsif saat diajak berakselerasi. Performa dan efisiensi berjalan beriringan—sebuah kombinasi yang kini semakin dicari konsumen muda yang sadar lingkungan, namun tetap menginginkan sensasi berkendara menyenangkan.
Toyota sendiri menegaskan bahwa teknologi PHEV merupakan bagian dari strategi multi-pathway menuju netralitas karbon. Pendekatan ini memberi pelanggan berbagai pilihan teknologi elektrifikasi sesuai kebutuhan masing-masing.
Bisa Jadi “Genset Berjalan”
Fitur unik lainnya adalah kemampuan suplai daya eksternal. RAV4 PHEV dapat berfungsi sebagai sumber listrik portabel. Stop kontak 100V di area bagasi mampu menyuplai daya hingga 1.500 watt, cukup untuk mengoperasikan peralatan rumah tangga atau kebutuhan outdoor seperti camping.
Dalam kondisi darurat, fitur ini semakin berguna. Dengan Mode HV Power Supply, mobil dapat menyediakan listrik sekitar 6,5 hari pada beban 400 watt, dengan asumsi baterai dan tangki bensin penuh. Bahkan, jika memilih Mode Power Supply Time Priority, durasi pasokan listrik bisa mencapai kurang lebih tujuh hari.
Bagi masyarakat di wilayah rawan pemadaman atau bencana, kemampuan ini menjadi nilai tambah yang signifikan.
Harga dan Varian
Di pasar Jepang, RAV4 PHEV 2026 tersedia dalam dua varian. Tipe Z dibanderol sekitar 6 juta yen atau setara Rp 654 jutaan. Sementara varian GR Sport dilepas sekitar 6,3 juta yen atau setara Rp 686 jutaan.
Dengan peningkatan jarak tempuh listrik, tenaga besar, serta fitur suplai daya darurat, RAV4 PHEV terbaru ini mempertegas posisinya sebagai SUV elektrifikasi yang fungsional sekaligus futuristis.
RAV4 PHEV 2026 menunjukkan bahwa elektrifikasi bukan sekadar tren, melainkan evolusi nyata kendaraan masa kini. Bagi milenial yang ingin tampil modern, hemat energi, dan tetap fleksibel, SUV ini layak masuk daftar incaran.