Mobil Listrik Terbaru Mitsubishi Siap Tantang Hyundai Kona
Mobil listrik baru Mitsubishi berbasis Foxtron Bria siap masuk segmen Kona Electric.
Highlights:
- Mitsubishi gandeng Foxconn untuk EV global pertama
- Basis mobil listrik berasal dari Foxtron Bria
- Masuk segmen SUV listrik kompak setara Hyundai Kona
- Opsi motor tunggal RWD hingga dual motor AWD
- Jarak tempuh tembus 516 km dan akselerasi 0–100 km/jam 3,9 detik
Mitsubishi Motors semakin serius memasuki era elektrifikasi. Pabrikan asal Jepang tersebut dikabarkan tengah menyiapkan mobil listrik global pertamanya yang digadang-gadang siap menantang dominasi Hyundai Kona Electric di segmen SUV listrik kompak. Langkah ini dilakukan melalui kerja sama strategis dengan Foxconn, perusahaan teknologi asal Taiwan yang selama ini dikenal sebagai perakit iPhone.
Kolaborasi Mitsubishi dan Foxconn terbilang menarik karena menyatukan pengalaman otomotif Jepang dengan kekuatan teknologi manufaktur modern. Mobil listrik Mitsubishi ini disebut akan berbasis pada Foxtron Bria, sebuah SUV listrik yang sebelumnya telah lebih dulu diperkenalkan di pasar Taiwan.
Meski Mitsubishi belum mengungkap detail resmi terkait desain finalnya, banyak pihak meyakini tampilan eksterior akan mengalami penyesuaian agar selaras dengan identitas tiga berlian. Namun, dari sisi teknis, spesifikasinya diperkirakan tidak akan jauh berbeda dari Foxtron Bria.
Jika melihat dimensinya, Foxtron Bria berada di kelas yang sama dengan Hyundai Kona Electric. Mobil listrik ini memiliki panjang 4.315 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.535 mm. Ukuran tersebut sangat dekat dengan Kona Electric, yang selama ini dikenal sebagai salah satu SUV listrik paling populer di kelasnya. Artinya, Mitsubishi siap bermain di segmen yang sudah cukup matang dan kompetitif.
Soal performa, calon EV Mitsubishi ini terbilang menjanjikan. Untuk varian standar, tersedia motor listrik penggerak roda belakang (RWD) dengan tenaga mencapai 171 kW atau sekitar 229 hp. Tenaga tersebut disalurkan dari baterai berkapasitas 57,7 kWh dengan material Lithium Iron Phosphate (LFP), yang dikenal lebih tahan lama dan aman.
Dengan konfigurasi tersebut, jarak tempuh mobil diklaim mampu mencapai 516 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan pengujian NEDC. Angka ini cukup kompetitif untuk penggunaan harian hingga perjalanan jarak menengah.
Bagi konsumen yang menginginkan performa lebih buas, tersedia pula opsi dual motor All Wheel Drive (AWD). Varian ini mampu menghasilkan tenaga hingga 299 kW atau sekitar 400 hp, memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 3,9 detik. Konsekuensinya, jarak tempuh sedikit berkurang menjadi 466 kilometer, masih tergolong impresif untuk SUV listrik performa tinggi.
Hingga kini, Mitsubishi masih enggan memberikan pernyataan resmi terkait jadwal peluncuran maupun pasar tujuan. Namun, sinyal kuat datang dari Australia, di mana Mitsubishi telah mendaftarkan dua nama model baru: ASX GT-e dan ASX VR-e. Banyak spekulasi menyebut kedua nama tersebut akan digunakan untuk versi produksi Foxtron Bria di bawah merek Mitsubishi.
Jika benar demikian, besar kemungkinan mobil listrik terbaru Mitsubishi akan lebih dulu hadir di pasar setir kanan, sebelum diperluas ke wilayah lain. Dengan reputasi Mitsubishi yang kuat di pasar Asia Pasifik, termasuk Indonesia, kehadiran SUV listrik ini patut dinantikan.
Apabila spesifikasi dan harga bisa kompetitif, bukan tidak mungkin mobil listrik Mitsubishi ini menjadi penantang serius Hyundai Kona Electric, sekaligus membuka babak baru perjalanan elektrifikasi Mitsubishi di pasar global.