Honda Jazz GE8 Bekas: Penyakit Transmisi Otomatis yang Harus Diketahui Sebelum Membeli

Jelajahi detail penting tentang Honda Jazz GE8 bekas, termasuk penyakit transmisi otomatis yang sering muncul, biaya perbaikan, dan tips memilih unit dalam kondisi optimal. Cocok untuk calon pembeli mobil bekas.

Honda Jazz GE8
Sumber : Istimewa

Bagi pecinta mobil klasik, Honda Jazz GE8 tetap menjadi pilihan populer meski produksinya telah dihentikan di Indonesia. Meski digantikan oleh Honda City Hatchback RS, mobil ini masih diminati karena desainnya yang sporty dan harga bekas yang terjangkau. Namun, sebelum tergiur membeli Honda Jazz GE8 bekas, penting untuk memahami potensi masalah yang mungkin muncul, terutama pada sistem transmisi otomatisnya.

Salah satu alasan utama kepopuleran Honda Jazz GE8 adalah ketersediaan spare part yang masih melimpah di pasaran. Meski produksi resmi dihentikan, banyak bengkel dan toko aksesori yang masih menyediakan komponen orisinal. Namun, ketersediaan ini tidak menjamin unit yang dijual dalam kondisi sempurna. Sebaliknya, beberapa pemilik lama mungkin kurang menjaga perawatan mobil, sehingga menimbulkan masalah teknis yang bisa menguras kantong.

Salah satu penyakit paling umum pada Honda Jazz GE8 adalah masalah transmisi otomatis. Pemilik mobil sering mengeluhkan laju kendaraan yang tersendat atau kedut saat akselerasi. Hal ini disebabkan oleh dua komponen kritis: Body Valve Control dan Fly Wheel. Kedua bagian ini sangat rentan rusak jika tidak dirawat dengan baik.

Penyebab Masalah Transmisi Otomatis
Komponen pertama yang sering bermasalah adalah Body Valve Control. Fungsi utamanya adalah mengatur aliran oli transmisi untuk memastikan perpindahan gigi halus. Jika oli transmisi tidak diganti secara berkala, kotoran dan keausan bisa menyumbat saluran, menyebabkan komponen ini tidak bekerja optimal. Gejala awal yang terlihat adalah getaran saat mobil berjalan atau suara mendesing dari mesin.

Menurut Gito, Service Advisor Honda Kalimalang, solusi awal adalah membersihkan atau mengganti Body Valve Control. Namun, jika masalah berasal dari solenoid di dalamnya, komponen ini tidak bisa diperbaiki dan harus diganti. Biaya penggantian orisinal bisa mencapai Rp 4 jutaan, belum termasuk biaya bongkar pasang. Untuk menghemat, beberapa bengkel menawarkan versi rekondisi dengan harga sekitar Rp 1 jutaan.

Komponen Kedua: Fly Wheel
Selain itu, Fly Wheel juga menjadi titik rawan. Komponen ini berfungsi sebagai penyangga tenaga mesin ke transmisi. Jika Fly Wheel sudah aus atau tidak seimbang, mobil akan mengalami getaran berlebihan saat berjalan. Gejala lain termasuk suara berisik dari mesin, terutama saat mesin dalam kondisi dingin atau beban penuh.

Untuk mengganti Fly Wheel, harga orisinal berada di kisaran Rp 1,7 juta hingga Rp 1,9 juta. Sementara itu, versi rekondisi bisa ditemukan sekitar Rp 1 juta, tergantung kualitas dan reputasi bengkel. Penting untuk memilih bengkel yang terpercaya agar komponen ini tidak menyebabkan masalah lebih lanjut.

Tips Memilih Honda Jazz GE8 Bekas
Bagi calon pembeli, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan unit dalam kondisi baik:
1. **Cek Riwayat Perawatan**: Tanyakan kapan terakhir oli transmisi diganti. Jika lebih dari 50.000 km tanpa penggantian, risiko kerusakan meningkat.
2. **Test Drive**: Uji coba mobil dengan berbagai kecepatan. Perhatikan apakah ada getaran atau hentakan saat perpindahan gigi.
3. **Pemeriksaan Mesin**: Mintalah mekanik memeriksa Body Valve Control dan Fly Wheel secara detail. Gunakan alat pendeteksi suara untuk mendeteksi kebocoran atau keausan.
4. **Harga Pasaran**: Bandingkan harga unit dengan kondisi serupa di pasar. Jangan tergiur harga murah jika ada tanda-tanda perbaikan besar yang diperlukan.

Kesimpulan
Walaupun Honda Jazz GE8 bekas masih diminati karena harga terjangkau dan desain menarik, calon pembeli harus waspada terhadap masalah transmisi otomatis. Dengan pemeriksaan menyeluruh dan pemahaman tentang komponen kritis seperti Body Valve Control dan Fly Wheel, Anda bisa menghindari kerugian besar di masa depan. Jangan ragu meminta bantuan mekanik ahli atau bengkel terpercaya untuk memastikan unit yang dibeli dalam kondisi optimal.

Terkait