Sinyal Honda City Hatchback Disuntik Mati di Indonesia?

Stok Honda City Hatchback kosong sejak 2025, sinyal setop penjualan?

Honda City Hatchback
Sumber : Istimewa

Highlights:

  • Stok Honda City Hatchback kosong sejak Agustus 2025
  • Data Gaikindo menunjukkan distribusi nyaris nol
  • Tenaga penjual menyebut unit menunggu NIK 2026
  • Honda Brio masih jadi tulang punggung penjualan
  • City Hatchback kini hanya tersedia transmisi otomatis

Isyarat penghentian penjualan Honda City Hatchback di Indonesia semakin kuat. Meski tanpa pengumuman resmi dari Honda Prospect Motor (HPM), fakta di lapangan menunjukkan bahwa hatchback sporty tersebut sudah tidak lagi tersedia di jaringan diler sejak paruh kedua 2025.

Fenomena ini sejalan dengan tren sejumlah pabrikan otomotif yang mulai merapikan portofolio produk mereka di tahun 2025. Beberapa model disetop penjualannya demi fokus pada kendaraan dengan permintaan pasar yang lebih tinggi.



Mengacu pada data resmi Gaikindo, distribusi Honda City Hatchback sepanjang 2025 terbilang sangat minim. Varian transmisi manual hanya mencatat penyaluran satu unit, sementara versi otomatis sama sekali tidak terkirim ke diler. Angka ini kontras dibanding tahun sebelumnya, di mana New Honda City Hatchback RS sempat mencatat wholesales hingga ratusan unit.

Situasi semakin diperkuat dengan pengakuan tenaga penjual Honda. Mereka menyebutkan bahwa unit City Hatchback sudah habis dengan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) 2025, dan kemungkinan baru akan tersedia kembali jika NIK 2026 sudah diterbitkan. Namun hingga kini, belum ada kepastian waktu maupun sinyal kuat bahwa model tersebut akan kembali dipasarkan.

Di sisi lain, Honda tampak masih sangat mengandalkan Honda Brio sebagai mesin penjualan utama. Data Januari–November 2025 menunjukkan Brio Satya terdistribusi lebih dari 28 ribu unit, sementara Brio RS hampir menembus 3 ribu unit. Capaian tersebut menegaskan dominasi Brio di segmen city car dan low hatchback.



Padahal, secara positioning, Honda City Hatchback menyasar konsumen di atas Brio. Dengan banderol sekitar Rp 384 jutaan on the road Jakarta, model ini menawarkan desain lebih agresif serta fitur yang lebih lengkap. Versi terbarunya bahkan dibekali penyegaran ringan pada gril dan spoiler, serta pilihan warna Electric Lime Metallic yang menonjolkan kesan sporty.

Dari sisi teknologi, City Hatchback RS sudah dilengkapi Honda Sensing, termasuk fitur Lead Car Departure Notification System (LCDN). Ada pula Honda Connect yang memungkinkan pemilik memantau kondisi kendaraan langsung dari smartphone.



Untuk dapur pacu, Honda masih mempertahankan mesin 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga 119 hp dan torsi 145 Nm. Namun, satu perubahan signifikan adalah dihilangkannya opsi transmisi manual, yang sebelumnya cukup diminati oleh penggemar hatchback sporty.

Melihat minimnya suplai, absennya stok di diler, serta fokus Honda pada model berpenjualan tinggi, masa depan Honda City Hatchback di Indonesia kini berada di persimpangan. Apakah ini hanya jeda sementara, atau justru sinyal bahwa model tersebut benar-benar “disuntik mati”? Waktu yang akan menjawab.

Terkait