BYD Kejutkan Pasar, Masuk 3 Besar Merek Mobil Terlaris Oktober 2025
BYD tembus 3 besar merek mobil terlaris di Indonesia Oktober 2025.
Highlights:
- Toyota masih jadi merek mobil terlaris Oktober 2025 (21.504 unit).
- BYD tembus 3 besar berkat peluncuran Atto 1.
- Mitsubishi naik ke posisi 4 dengan dukungan SUV Destinator.
- Suzuki berada di posisi 5 lewat Fronx, pengganti Baleno hatchback.
- Hyundai alami penurunan tajam, hanya 1.353 unit terjual.
- Tren menunjukkan pasar otomotif Indonesia mulai pulih, terutama di segmen mobil listrik.
Pasar otomotif nasional kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada Oktober 2025. Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil baru secara retail mulai menanjak, meski angka totalnya masih belum mencapai target tahunan sebesar 900 ribu unit.
Di tengah tren positif ini, peta persaingan merek mobil terlaris mengalami kejutan besar. Toyota tetap mempertahankan posisinya di puncak dengan 21.504 unit terjual, naik dari 20.072 unit di bulan sebelumnya. Sementara Daihatsu masih nyaman di posisi kedua dengan capaian 12.196 unit.
Namun sorotan utama justru datang dari BYD (Build Your Dreams). Merek mobil listrik asal Tiongkok itu berhasil menembus tiga besar dengan total 9.732 unit. Lonjakan signifikan ini didorong oleh pengiriman perdana mobil listrik mungil BYD Atto 1, yang mulai digulirkan pada Oktober. Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa tren elektrifikasi otomotif di Indonesia semakin diterima konsumen muda.
Mitsubishi dan Suzuki Naik, Hyundai Terpuruk
Tak hanya BYD, sejumlah merek lain juga mencatatkan peningkatan penjualan. Mitsubishi Motors menempati posisi keempat dengan 6.284 unit, naik dari 5.703 unit di September. Kehadiran SUV Mitsubishi Destinator disebut menjadi faktor pendorong utama performa mereka tahun ini.
Di posisi kelima, Suzuki membukukan 5.903 unit, yang sebagian besar disumbang oleh model baru Suzuki Fronx, pengganti Baleno hatchback untuk pasar Indonesia. Langkah ini dinilai cukup efektif menarik perhatian segmen anak muda yang mencari mobil kompak dengan harga terjangkau.
Sebaliknya, Hyundai justru mengalami penurunan drastis. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut hanya mencatat 1.353 unit, menjadi yang terendah sepanjang tahun dan menempati urutan kesembilan dalam daftar 10 merek mobil terlaris Oktober 2025.
Tren Positif dan Tantangan Menuju 2026
Meskipun penjualan masih di bawah target, tren positif di akhir tahun memberi harapan bagi industri otomotif Tanah Air. Kenaikan penjualan BYD menjadi bukti nyata bahwa mobil listrik semakin diminati generasi muda Indonesia.
Ke depan, kombinasi antara inovasi produk, dukungan infrastruktur pengisian daya, dan kebijakan pemerintah terhadap kendaraan listrik akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah pasar otomotif Indonesia di tahun 2026.