5 Tips Menghindari Penipuan Saat Membeli Mobil Bekas Online

Hati-hati saat membeli mobil bekas secara online agar tidak tertipu. Simak 5 tips menghindari penipuan mobil bekas online agar transaksi aman dan terpercaya.

  • Tanggal
  • :
  • Senin, 01 Des 2025 12:05:43
5 Tips Menghindari Penipuan Saat Membeli Mobil Bekas Online
Sumber : Istimewa

Highlight:

  • Transaksi mobil bekas secara online memang praktis, tetapi juga penuh risiko jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

Membeli mobil bekas secara online kini semakin populer karena praktis, cepat, dan banyak pilihan. Namun, di balik kemudahannya, terdapat risiko penipuan yang juga semakin beragam — mulai dari mobil fiktif, harga tidak masuk akal, hingga dokumen palsu. Agar kamu tidak menjadi korban penipuan, penting untuk lebih teliti dalam setiap proses transaksi.

Berikut 5 tips menghindari penipuan saat membeli mobil bekas online yang wajib kamu terapkan:

1. Waspadai Harga yang Terlalu Murah dari Pasaran



Harga yang terlalu murah sering kali menjadi umpan penipuan. Bandingkan harga mobil yang sama di beberapa platform agar kamu mengetahui kisaran harga pasarnya. Jika selisihnya terlalu jauh, sebaiknya jangan langsung tergiur dan lakukan pengecekan lebih lanjut.

2. Cek Identitas Penjual dan Riwayat Akunnya



Pastikan penjual memiliki identitas yang jelas: nama lengkap, nomor telepon aktif, alamat, serta akun yang sudah lama digunakan. Hindari bertransaksi dengan akun baru, tanpa foto profil, atau yang enggan melakukan komunikasi tambahan seperti video call.

3. Jangan Pernah Transfer Uang Sebelum Melihat Unit Secara Langsung

 

Ini adalah aturan emas dalam membeli mobil bekas online. Hindari mengirimkan uang tanda jadi (DP) atau pelunasan sebelum melihat langsung kondisi mobil. Banyak penipuan terjadi dengan modus "mobil sedang di luar kota" lalu meminta transfer terlebih dahulu.

4. Periksa Kelengkapan Dokumen Kendaraan



Pastikan mobil memiliki dokumen lengkap seperti STNK dan BPKB asli. Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan yang tertera di dokumen. Jika perlu, lakukan pengecekan di Samsat atau jasa pengecekan profesional untuk memastikan kendaraan tidak bermasalah secara hukum.

5. Ajak Mekanik atau Gunakan Jasa Inspeksi Mobil



Jika kamu kurang paham kondisi teknis mobil, jangan ragu untuk mengajak mekanik terpercaya atau menggunakan jasa inspeksi mobil profesional. Mereka akan membantu mengecek mesin, kaki-kaki, kelistrikan, hingga bekas tabrakan agar kamu terhindar dari kerugian besar di kemudian hari.

Membeli mobil bekas online memang menghemat waktu dan tenaga, namun juga membutuhkan kehati-hatian ekstra. Dengan menerapkan kelima tips di atas, mulai dari mengecek harga pasar, identitas penjual, hingga memastikan kondisi mobil secara langsung, kamu dapat meminimalkan risiko penipuan. Ingat, transaksi yang aman selalu diawali dengan sikap teliti dan tidak tergesa-gesa. Lebih baik sedikit lama, daripada mengalami kerugian besar.

Terkait