Toyota Land Cruiser FJ 2025: Menghidupkan Kembali Legenda di Japan Mobility Show 2025

Toyota Land Cruiser FJ 2025, SUV kompak terbaru dari Thailand, mencuri perhatian di Japan Mobility Show 2025. Temukan warisan (atau sejarah), spesifikasi, dan potensi pasar Indonesia-nya.

Toyota Land Cruiser FJ 2025
Sumber : Istimewa

Di tengah gempita inovasi otomotif global, Toyota kembali mencuri perhatian dunia dengan peluncuran Toyota Land Cruiser FJ 2025 di Japan Mobility Show 2025. Mobil yang diproduksi di Thailand ini resmi diperkenalkan pada 25 Oktober 2025, langsung menjadi sorotan para jurnalis otomotif dari seluruh dunia. Dengan desain ikonik yang menggabungkan tradisi legendaris Land Cruiser dan kecanggihan modern, FJ siap mengisi segmen SUV kompak yang kini menjadi incaran pasar.

Saat sesi press day di JMS, Toyota Land Cruiser FJ 2025 menjadi pusat perhatian. Kerumunan jurnalis dari berbagai negara berebut kesempatan untuk mengabadikan momen langka ini, baik melalui foto maupun video. Fenomena ini bukan tanpa alasan—FJ hadir sebagai penerus semangat Land Cruiser yang telah teruji sejak era 1960-an, namun dirancang ulang untuk menghadapi era mobilitas cerdas.

Masahiko Maeda, Asian Region CEO Toyota Motor Corporation, mengungkapkan bahwa FJ dirancang sebagai "adik" dalam keluarga Land Cruiser. Meski berukuran lebih kompak, mobil ini tetap mempertahankan DNA tangguh off-road yang menjadi ciri khas Land Cruiser. "Kami ingin menghadirkan SUV yang lincah namun tetap mumpuni di medan berat," ujar Maeda saat konferensi pers di Tokyo.

Desain eksterior FJ 2025 menggabungkan garis tegas dan sudut tajam yang menggambarkan kekuatan, sementara interiornya mengusung fitur teknologi canggih seperti layar infotainment 12 inci, sistem hiburan premium, dan fitur keselamatan aktif terkini. Dengan dimensi yang mirip dengan Toyota Fortuner Zenyx namun lebih tinggi, FJ menawarkan kenyamanan berkendara yang optimal tanpa mengorbankan kemampuan off-road.

Di balik kap mesin, FJ 2025 mengandalkan mesin bensin 2TR-FE 2.7 liter yang juga digunakan pada Fortuner, Land Cruiser 250, dan 4Runner. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 163 hp dan torsi 245 Nm, dipadukan dengan transmisi otomatis 6-speed dan sistem 4WD part-time yang memberikan kesan SUV tangguh. Toyota juga sedang mempertimbangkan opsi mesin diesel untuk memenuhi permintaan pasar yang lebih luas.

Di Indonesia, Land Cruiser memiliki warisan yang sangat dalam. Generasi FJ40 dan BJ40 yang diperkenalkan pada era 1970-an hingga 1980-an masih menjadi ikon di kalangan kolektor dan penggemar off-road. Banyak mobil era tersebut yang kini dilestarikan dalam kondisi orisinal, bahkan terkadang dilelang dengan harga fantastis. "FJ 2025 bisa menjadi jembatan antara nostalgia dan inovasi," kata Jap Ernando Demily, Marketing Director Toyota Astra Motor.

Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan studi pasar untuk menentukan harga dan strategi pemasaran FJ di Indonesia. "Kami ingin memastikan FJ masuk ke segmen yang tepat, baik untuk konsumen baru maupun penggemar setia Land Cruiser," ujarnya. Dengan harga yang diharapkan terjangkau, FJ 2025 berpotensi menggeser dominasi SUV kompak lainnya di pasar domestik.

Salah satu tantangan utama Toyota adalah memastikan ketersediaan suku cadang dan layanan purnajual. Namun, dengan infrastruktur distribusi yang kuat dan jaringan dealer yang luas, Toyota optimis FJ 2025 akan diterima dengan baik. "Kami juga mempertimbangkan peluncuran edisi spesial untuk memperingati kembalinya FJ ke pasar Indonesia," tambah Demily.

Bagi penggemar Land Cruiser, FJ 2025 bukan sekadar mobil, melainkan simbol kebanggaan. Dengan kombinasi desain ikonik, performa andal, dan harga yang kompetitif, FJ siap menjadi "air segar" di pasar SUV Indonesia. Jika tidak ada hambatan, peluncuran resmi di Tanah Air diperkirakan akan terjadi pada 2026, membawa kembali semangat petualangan yang telah menjadi ciri khas Land Cruiser selama lebih dari setengah abad.

Terkait