5 Tips Mengatur Posisi Mengemudi Ergonomis untuk Mencegah Sakit Pinggang
Terjebak macet berjam-jam bikin pinggang dan punggung tersiksa? Terapkan 5 pengaturan posisi duduk ergonomis di mobil agar tubuh tidak mudah pegal.
Highlight:
- Mengatur sudut sandaran kursi pada 100-110 derajat adalah posisi paling optimal untuk mengurangi tekanan pada bantalan tulang punggung bagian bawah.
Kemacetan lalu lintas yang panjang memaksakan tubuh kita untuk berada dalam posisi statis dalam waktu berjam-jam. Tanpa disadari, postur duduk yang salah saat mengemudi akan menciptakan beban berlebih pada tulang belakang, leher, dan bahu. Memasuki tahun 2026, fitur pengaturan jok mobil semakin canggih, namun jika Anda tidak memosisikannya dengan kaidah ergonomi yang benar, sakit pinggang akut (Low Back Pain) akan menjadi langganan. Berikut cara mengatur kokpit yang nyaman.
1. Sesuaikan Jarak Kursi dengan Pedal (Leg Room)
Posisikan pantat Anda merapat sepenuhnya ke bagian belakang sandaran jok. Geser kursi maju atau mundur hingga kaki Anda bisa menekan pedal rem dan kopling secara penuh (mentok) tanpa harus meluruskan lutut sepenuhnya. Lutut harus tetap sedikit menekuk (sekitar 120 derajat) agar peredaran darah lancar dan tidak cepat kram.
2. Atur Sandaran Kursi (Recline) di Sudut 100-110 Derajat
Jangan duduk terlalu tegak lurus (90 derajat) karena menekan tulang ekor, dan jangan pula terlalu rebah karena leher akan tegang dipaksa melihat ke depan. Sudut sandaran sekitar 100 hingga 110 derajat terbukti secara medis paling rileks untuk mendistribusikan berat badan secara merata di sepanjang tulang belakang.
3. Posisikan Setir Menghadap Dada, Bukan Wajah
Atur kemudi menggunakan fitur Tilt dan Telescopic. Setir harus berhadapan dengan dada Anda dengan jarak sekitar 25-30 cm. Saat Anda merentangkan tangan lurus ke depan, pergelangan tangan bagian bawah harus bisa menyentuh bagian atas lingkar kemudi. Posisi tangan memegang setir di arah jam 9 dan 3 dengan siku sedikit menekuk.
4. Maksimalkan Dukungan Tulang Lumbar (Lumbar Support)
Celah kosong antara punggung bawah (pinggang) dan sandaran kursi adalah biang kerok sakit pinggang. Jika jok mobil Anda memiliki fitur Lumbar Support, atur tonjolannya hingga pas menyangga kurva alami punggung bawah Anda. Jika tidak ada, gulung handuk kecil atau beli bantal lumbar tambahan untuk mengganjal area tersebut.
5. Atur Posisi Headrest Sejajar dengan Puncak Kepala
Banyak yang salah mengira headrest adalah tempat bersandar saat mengemudi. Fungsinya adalah penahan leher saat terjadi tabrakan belakang (whiplash). Atur ketinggian headrest agar bagian tengah bantalan sejajar dengan telinga atau puncak kepala Anda, dengan jarak bagian belakang kepala tidak lebih dari 5 cm dari sandaran.
Posisi mengemudi yang ergonomis memang seringkali terasa "kaku" pada awalnya, terutama jika Anda terbiasa dengan posisi membungkuk atau terlalu rebah. Namun, membiasakan postur yang benar ini akan menyelamatkan persendian dan otot pinggang Anda dari rasa nyeri berkepanjangan akibat kemacetan harian.