5 Tips Berkendara Aman di Sekitar Truk ODOL agar Terhindar dari Blind Spot
Berkendara di dekat truk ODOL memiliki risiko tinggi akibat blind spot yang luas. Ikuti 5 tips keselamatan ini untuk bermanuver aman di sekitar kendaraan berat.
- Kategori
- :
- Mobil
- Tanggal
- :
- Kamis, 26 Feb 2026 15:05:25
- Penulis
- :
- Kata Kunci
- :
- Truk Odol Blind Spot Truk Keselamatan Berkendara Jaga Jarak Aman
Highlight:
- Aturan emasnya adalah: jika Anda tidak bisa melihat wajah sopir truk di kaca spionnya, maka ia juga dipastikan tidak bisa melihat kendaraan Anda.
Keberadaan truk ODOL (Over Dimension Overload) di jalan tol maupun jalan arteri masih menjadi tantangan lalu lintas yang berbahaya di tahun 2026. Kendaraan dengan muatan melampaui kapasitas ini memiliki manuver yang lambat, pengereman yang panjang, dan area "titik buta" (blind spot) yang sangat besar. Memaksakan diri melaju di dekat truk ODOL bisa berujung pada kecelakaan fatal. Berikut panduan aman saat Anda harus berbagi jalan dengan monster jalanan ini.
1. Kenali 4 Titik Utama Blind Spot Truk
Sopir truk tidak bisa melihat segala arah. Area bahaya meliputi: tepat di belakang bak truk, area pilar kiri pintu (sangat luas), area kanan belakang kabin, dan tepat di kolong depan bumper. Jika Anda berada di zona ini, Anda praktis "menghilang" dari pantauan cermin spion truk.
2. Berikan Sinyal Komunikasi yang Jelas Sebelum Menyalip
Jangan menyalip secara diam-diam. Gunakan lampu sein jauh sebelum berpindah jalur. Saat posisi sudah sejajar untuk mendahului, bunyikan klakson pendek atau mainkan lampu jauh (dim) dua kali di malam hari untuk memastikan sopir truk menyadari bahwa Anda sedang bergerak menyusul di sampingnya.
3. Hindari Memotong Jalur Secara Mendadak
Truk ODOL membawa beban puluhan ton sehingga membutuhkan jarak pengereman yang sangat jauh. Memotong jalur secara mendadak tepat di depan truk (cutting off) adalah tindakan bunuh diri karena sistem rem angin truk tidak akan mampu menghentikan laju kendaraan secepat mobil penumpang biasa.
4. Jangan Terlalu Lama Berada di Sisi Bersebelahan
Jika Anda harus mendahului, lakukan dengan cepat dan tegas (pastikan ruang di depan aman). Berada bersebelahan dengan truk ODOL dalam waktu berjam-jam atau menahan kecepatan sejajar sangat berisiko. Anda bisa terkena lemparan batu dari ban ganda truk, atau tertimpa jika truk tiba-tiba limbung/pecah ban.
5. Jaga Jarak Iring yang Ekstra Jauh di Belakang
Saat berada di belakang truk ODOL, berikan jarak minimal 3-4 detik atau setara dua kali panjang badan truk. Selain untuk menghindari barang muatan yang mungkin terjatuh, jarak yang jauh memberikan Anda bidang pandang (visibility) yang lebih luas untuk melihat situasi lalu lintas di depan truk tersebut.
Berhadapan dengan kendaraan berat menuntut pengemudi mobil kecil untuk mengalah dan ekstra waspada. Jangan mengandalkan kemampuan sopir truk untuk menghindar; andalkan kewaspadaan Anda sendiri untuk menjauhi titik buta dan menjaga jarak aman demi keselamatan bersama.