Volvo EX60 2026: SUV Listrik Canggih dengan Jarak Tembus 810 km dan Charging Super Cepat
Volvo EX60 2026, SUV listrik terbaru dengan jangkauan terdepan dan teknologi mutakhir.
Highlights:
- Volvo EX60 resmi debut sebagai SUV listrik menengah terbaru
- Jarak tempuh bisa mencapai sekitar 810 km per charge
- Platform baru SPA3 dengan baterai terintegrasi cell-to-body
- Charging ultra cepat dengan arsitektur 800 V
- Ekspektasi jadi pesaing kuat Tesla Model Y dan SUV EV mewah
Era baru SUV listrik tengah ditandai dengan kehadiran Volvo EX60 2026, model yang dibesut untuk memperkuat posisi Volvo di pasar electric vehicle global. Mobil yang baru diperkenalkan awal tahun ini dirancang sebagai SUV listrik menengah dengan kemampuan teknis tinggi, jangkauan jauh, dan fitur futuristik yang jarang ditemui di segmennya. Sebuah terobosan yang membuat para pengamat otomotif tak bisa menutup mata.
Salah satu poin paling dibicarakan tentang EX60 adalah klaim jangkauan listrik yang luar biasa jauh. Varian tertinggi SUV ini, yang pakai baterai besar berkapasitas net hingga 112 kWh, bisa menembus sekitar 810 km dalam siklus WLTP hanya dari satu kali pengisian penuh. Angka ini menempatkannya di level atas SUV listrik saat ini, bahkan mengungguli rivalnya seperti BMW iX3.
Kemampuan ini tidak datang cuma-cuma, Volvo menggunakan teknologi cell-to-body yang menopang baterai sebagai bagian dari struktur mobil, sekaligus mengurangi berat keseluruhan dan meningkatkan efisiensi energi. Kombinasi teknik ini membantu EX60 mendapatkan jangkauan panjang tanpa harus mengorbankan performa.
Urusan pengisian daya juga bukan main-main. EX60 dibekali arsitektur listrik 800 V, yang biasanya hanya terlihat di mobil performa tinggi atau EV premium. Dengan dukungan fast charge hingga 370–400 kW, SUV ini mampu mendapatkan tambahan jarak sekitar 340 km hanya dalam kurang dari 10 menit pengisian.
Hal ini menjadi titik penting karena salah satu hambatan utama pengguna EV adalah range anxiety atau kekhawatiran soal jarak tempuh dan waktu nge-cas yang lama. Dengan teknologi ini, Volvo tidak sekadar mengejar angka jangkauan, tetapi juga pengalaman penggunaan sehari-hari yang semakin praktis.
EX60 dibangun di atas Platform SPA3, fondasi baru EV Volvo yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik. Platform ini memungkinkan integrasi komponen dan teknologi yang lebih efisien, serta memberikan fleksibilitas bagi Volvo untuk mengembangkan berbagai varian SUV listrik di masa depan.
Tidak hanya itu, mega casting atau metode produksi dengan pengecoran besar untuk struktur utama juga ikut membantu menurunkan bobot sambil meningkatkan kekakuan rangka, yang berujung pada lebih banyak ruang interior dan efisiensi energi yang lebih baik.
Secara estetika, EX60 mempertahankan DNA desain khas Volvo: garis bersih nan minimalis khas Skandinavia, dipadu tampilan modern yang efisien secara aerodinamis. Interiornya luas dengan lanskap user interface yang sederhana namun fungsional, cocok untuk keluarga atau pengendara yang mengutamakan kenyamanan.
Sistem teknologi di dalam kabin juga bukan sekadar hiburan. Volvo memperkenalkan sistem komputasi generasi baru HuginCore yang menggabungkan perangkat keras dan software mutakhir, termasuk kemampuan AI untuk pengalaman infotainment yang responsif dan terhubung.
Peluncuran EX60 bukan sekadar memperbarui lineup produk, ini adalah langkah strategis Volvo untuk memperkuat daya saingnya di segmen SUV listrik menengah yang makin panas. Dengan rival seperti Tesla Model Y, Mercedes-Benz GLC EQ, atau BMW iX3, SUV listrik menengah kini menjadi medan perang utama bagi merek yang ingin menguasai pasar EV global.
EX60 diproyeksikan hadir di Eropa pada pertengahan 2026, disusul peluncuran di Amerika Serikat dan pasar besar lain dalam tahun yang sama.