Denza Siap Serbu Pasar 2026 dengan SUV Offroad

Denza agresif di 2026, siapkan SUV offroad ramah lingkungan.

Denza B5
Sumber : Istimewa

Highlights:

  • Denza siap agresif di Indonesia pada 2026
  • Akan hadir di berbagai segmen, termasuk SUV offroad
  • Kandidat kuat adalah Denza B5 dan B8 berbasis PHEV
  • Tenaga gabungan Denza B8 mencapai 569 hp
  • Jarak tempuh hingga 1.040 km dengan teknologi hybrid

Denza, sub merek premium milik BYD, bersiap melakukan ekspansi besar di pasar otomotif Indonesia pada 2026. Setelah tahun ini hanya memasarkan satu model, Denza D9, pabrikan asal Tiongkok tersebut memastikan bakal tampil lebih agresif dengan menghadirkan beragam segmen kendaraan baru, termasuk SUV offroad ramah lingkungan.

Denza D9 sendiri telah menjadi pembuka jalan brand ini di Indonesia. MPV listrik premium tersebut diposisikan sebagai penantang serius Toyota Alphard, dengan mengandalkan desain mewah dan teknologi canggih. Namun, langkah Denza tidak berhenti di segmen MPV. Tahun depan, konsumen Tanah Air berpeluang melihat lini produk Denza yang jauh lebih beragam.



President Director PT BYD Indonesia, Eagle Zhou, mengungkapkan bahwa Denza akan menjajaki berbagai segmen, mulai dari sedan, hatchback, SUV, hingga SUV offroad. Pernyataan ini mempertegas ambisi Denza untuk menjangkau pasar premium yang lebih luas, termasuk konsumen muda yang menginginkan kendaraan elektrifikasi dengan karakter tangguh dan berdesain unik.

Sinyal kehadiran model baru Denza sebenarnya sudah terlihat sebelumnya. BYD sempat memamerkan Z9 GT, sebuah mobil listrik bergaya sport, serta Yangwang U9 yang merupakan supercar listrik berperforma tinggi di ajang GIIAS 2025. Kehadiran model-model tersebut memperlihatkan keseriusan BYD Group dalam membangun citra premium dan teknologi tinggi di Indonesia.

Sorotan utama kini tertuju pada potensi kehadiran SUV offroad Denza. Di pasar global, Denza memiliki model B5 dan B8 yang dipasarkan dengan nama Fang Cheng Bao di negara asalnya. Menariknya, SUV bergaya boxy ini sudah lebih dulu masuk pasar Australia, yang berarti telah mengusung konfigurasi setir kanan. Hal ini membuat peluang masuk ke Indonesia semakin terbuka.



Denza B8, salah satu kandidat terkuat, mengandalkan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). SUV ini dibekali motor listrik di bagian depan dan belakang. Motor depan menghasilkan tenaga 200 kW atau setara 286 hp dengan torsi 360 Nm, sementara motor belakang menyumbang daya 300 kW atau 402 hp dengan torsi 400 Nm. Kombinasi tersebut menghasilkan performa buas khas SUV offroad modern.

Tak hanya mengandalkan motor listrik, Denza B8 juga dipersenjatai mesin bensin 2.0 liter yang mampu memproduksi tenaga 194 hp dan torsi 350 Nm. Secara total, tenaga gabungan SUV ini diklaim mencapai 569 hp dengan torsi puncak 760 Nm, angka yang sangat impresif untuk kendaraan ramah lingkungan.



Urusan daya jelajah, Denza B8 menggunakan baterai BYD Blade berteknologi LFP dengan kapasitas 36,8 kWh, serta tangki bahan bakar berkapasitas 91 liter. Kombinasi ini memungkinkan jarak tempuh hingga 1.040 km berdasarkan metode pengujian NEDC, menjadikannya ideal untuk perjalanan jauh maupun petualangan offroad.

Keunggulan lain terletak pada penggunaan platform DMO (Dual Mode Off-Road), yang memungkinkan integrasi powertrain canggih tanpa mengorbankan kemampuan melibas medan berat. Jika benar masuk Indonesia, SUV offroad Denza berpotensi menjadi alternatif menarik di segmen SUV premium elektrifikasi yang masih relatif minim pemain.


Terkait