Sejarah Wiper Mobil: Dari Ide Sederhana Mary Anderson hingga Dipakai Mobil Dunia
Kisah penemu wiper pertama dan mobil yang pertama memakainya.
Highlights:
- Wiper mobil pertama ditemukan oleh Mary Anderson pada 1903.
- Ide itu muncul saat ia melihat pengemudi kesulitan menerjang badai salju.
- Wiper pertama dipasang pada streetcar, lalu diadopsi industri mobil awal 1900-an.
- Cadillac menjadi salah satu produsen mobil pertama yang memakai wiper sebagai fitur standar.
- Inovasi sederhana ini kini menjadi fitur keselamatan wajib di seluruh dunia
Ada banyak teknologi di mobil yang terasa remeh tapi sebenarnya punya cerita panjang. Salah satu contohnya wiper. Benda tipis yang mondar-mandir di kaca depan mobil ini terlihat sederhana, tapi tanpa dia perjalanan kita bakal berubah jadi teater kabut dan hujan. Dan yang menarik, teknologi ini lahir dari kepekaan seorang perempuan bernama Mary Anderson pada awal 1900-an.
Cerita berawal pada musim dingin tahun 1902. Mary Anderson sedang berada di New York dan memperhatikan satu hal yang membuatnya terusik: kereta listrik atau streetcar berhenti berulang kali karena pengemudi harus keluar dan menghapus salju yang menumpuk di kaca depan. Bayangkan, mengemudi dalam kondisi beku, lalu tiap beberapa menit harus turun, mengusap kaca, naik lagi, dan ulangi terus. Dari situ Mary merasa mesti ada alat yang bisa menghapus salju tanpa mengganggu laju kendaraan.
Sekembalinya ke Alabama, Mary merancang alat penghapus kaca berbahan lengan kayu dengan ujung karet, digerakkan dari dalam kabin dengan tuas manual. Ia mematenkan idenya pada 1903, menjadikannya penemu wiper modern pertama di dunia. Menariknya, banyak pabrikan mobil saat itu masih belum melihat pentingnya penemuan ini. Mereka menganggap wiper justru berpotensi mengganggu penglihatan pengemudi. Ironis, mengingat fungsinya justru kebalikannya.
Alat Mary pertama kali dipasang pada streetcar sebagai perangkat tambahan. Tak butuh waktu lama sampai industri otomotif mulai sadar bahwa wiper bukan sekadar aksesoris, tapi kebutuhan dasar. Pada 1908, Cadillac menjadi salah satu produsen mobil pertama yang menjadikan wiper manual sebagai fitur standar di pabrikan mereka. Dari situ, teknologi ini berkembang pesat. Tahun 1917, produksi wiper bermotor mulai muncul. Lalu pada era 1920-an, desain bilah karet makin seragam, dan teknologi pembersih kaca mulai merambah semua merek mobil.
Seiring waktu, dunia otomotif terus menyempurnakan teknologi ini. Dari wiper vakum, motor listrik yang lebih kuat, bilah fleksibel, hingga model modern dengan sensor hujan. Tapi akar ceritanya tetap sama: sebuah ide sederhana untuk membantu pengemudi tetap melihat dengan jelas.
Hari ini, setiap kali wiper bergerak menggeser hujan dari kaca mobil, sebenarnya kita sedang memakai karya seorang perempuan yang melihat masalah kecil di jalan dan menjadikannya inovasi global. Dari streetcar jadul hingga supercar masa kini, wiper adalah bukti bahwa ide sederhana bisa mengubah seluruh industri.