Encor Series 1: Kebangkitan Lotus Esprit Era James Bond 1970-an Dengan Teknologi Supercar Moder

Sportscar klasik Lotus Esprit bangkit kembali melalui Encor Series 1, dengan bodi karbon & tenaga 400 hp, produksi 50 unit.

Encor Series 1
Sumber : Istimewa

Highlights:

  • Restomod sportscar baru dari startup Inggris bernama Encor
  • Terinspirasi Lotus Esprit S1 1975 dengan bodi full karbon & desain ikonik
  • Mesinnya menghasilkan 400 hp dari basis Esprit V8
  • Akselerasi 0–100 km/jam sekitar 4 detik
  • Produksi terbatas hanya 50 unit, harga mulai £430.000 (Rp9,2 miliar)
  • Mulai dikirim ke konsumen pada 2026

Karya restomod yang menggabungkan nostalgia klasik dan performa modern, kedatangan pemain baru. Kali ini, sorotan tertuju pada Encor Series 1, reinterpretasi radikal dari Lotus Esprit S1, mobil yang dikenal luas karena penampilannya di film James Bond—Roger Moore tahun 1977 (The Spy Who Loved Me). Setelah 50 tahun sejak debut Lotus Esprit di Paris Motor Show 1975, akhirnya ada proyek yang memberikan penghormatan penuh dengan sentuhan teknologi masa kini tanpa menghilangkan karakter aslinya.



Encor, startup otomotif asal Inggris, memperkenalkan model ini sebagai remastering tingkat tinggi. Sentuhan desainnya masih mempertahankan siluet wedge rancangan Giorgetto Giugiaro, namun dengan permukaan yang diperbarui, garis yang lebih tegas, serta penggunaan panel serat karbon autoclaved yang menggantikan material fiberglass dua potong dari generasi pertama. 

Hasilnya, tampilan retro tetap dominan tetapi dengan kesan modern yang lebih agresif dan presisi.
Ciri khas lampu pop-up juga dipertahankan — sesuatu yang tentu membuat para purist tersenyum. Encor menggunakan unit LED ultra-kompak di dalam mekanisme pop-up ramping, membuktikan bahwa detail legendaris tidak harus dikorbankan demi teknologi terbaru. 



Velg yang digunakan memadukan gaya slot-mag Esprit S1 dengan elemen lima palang dari Sport 350, menghasilkan bahasa desain yang menyatukan era 1970-an dan 1990-an tanpa terasa bertabrakan.

Di balik tampilannya yang memukau, rekayasa teknis pada Encor Series 1 adalah area yang paling mencengangkan. Setiap unit dibangun dari donor Lotus Esprit V8 akhir 1990-an yang kemudian sepenuhnya dirombak. Mesin V8 tersebut dipersenjatai dengan piston forged, injektor berukuran besar, turbocharger modern, sistem pendingin baru, dan knalpot stainless. Seluruh pembaruan ini menghasilkan tenaga sekitar 400 hp dan torsi 350 lb-ft, sembari menjaga bobot mobil tetap di bawah 1.200 kg.



Performa yang dihasilkan pun luar biasa. Encor Series 1 diklaim bisa berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam sekitar 4 detik, dengan kecepatan puncak mendekati 282 km/jam. Angka tersebut jauh di atas performa Esprit asli yang ikonik secara visual, namun tidak pernah benar-benar memiliki performa sesuai tampilan agresifnya pada era 1970-an.

Transmisi manual lima percepatan juga tidak dibiarkan sebagaimana adanya. Gearbox dari Esprit lama yang dikenal rapuh kini mendapat upgrade besar, termasuk rasio gigi baru, poros penguat, limited-slip differential, dan kopling twin-plate. Di sektor pengendalian, Encor mengadopsi rem AP Racing dan suspensi ala Sport 350, serta mempertahankan setir hidraulis agar rasa berkendara tetap analog, sesuatu yang menjadi nilai penting untuk mobil dengan karakter old-school.


Masuk ke dalam kabin, perpaduan dunia lama dan teknologi masa kini kembali terasa kuat. Pesona dash miring ala era 1970-an, jok rendah, dan aksen tartan dipertahankan, namun semuanya dibuat ulang dengan material modern kelas atas. Sentuhan futuristik hadir melalui instrumen digital dalam binnacle aluminium billet yang dibuat dari satu blok logam. Seolah museum otomotif dan film sci-fi bertemu dalam satu interior.

Encor hanya akan memproduksi 50 unit Series 1, setiap unit dibanderol mulai dari £430.000 (sekitar Rp9,2 miliar) belum termasuk pajak dan donor Esprit yang wajib disediakan pemilik. Proses produksi akan dilakukan secara eksklusif dan pengiriman dijadwalkan mulai 2026.



Dengan pendekatan desain dan performa seperti ini, pertanyaan pun muncul: jika diminta memilih antara restomod Porsche 911 (Singer), Lancia 037 (Kimera 037), Alfa Romeo Giulia (Totem GT) atau Encor Series 1 (Lotus Esprit), mana yang kamu pilih?

Terkait