Mitsubishi Pantau Momentum Tepat Usung Xpander Hybrid ke RI
Mitsubishi menimbang waktu tepat meluncurkan Xpander Hybrid di Indonesia.
Highlights:
- Toyota merilis Veloz Hybrid di GJAW 2025 dengan harga mulai Rp 299 juta.
- Mitsubishi masih menunggu waktu yang tepat membawa Xpander Hybrid ke Indonesia.
- Xpander Hybrid sudah debut di Thailand dengan dukungan regulasi yang lebih kuat.
- Harga Xpander Hybrid di Thailand setara Rp 405–420 jutaan.
- Insentif hybrid di Indonesia dinilai belum cukup kompetitif.
- Mitsubishi fokus pada peluncuran SUV Destinator yang meraih belasan ribu SPK.
Kehadiran Toyota Veloz Hybrid di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 ikut menggerakkan dinamika pasar otomotif Tanah Air. Model baru tersebut menawarkan opsi hybrid yang lebih terjangkau, dengan harga mulai Rp 299 jutaan—membuatnya berada di bawah Innova Zenix dan menjadi daya tarik baru bagi konsumen yang mengincar mobil ramah lingkungan.
Langkah Toyota ini tentu mendapat sorotan dari para kompetitor, termasuk Mitsubishi. Pabrikan berlogo tiga berlian sebenarnya sudah lebih dulu memperkenalkan Xpander Hybrid, namun debutnya dilakukan di Thailand pada Februari 2025. Negeri Gajah Putih dipilih karena regulasi yang mendukung mobil elektrifikasi, ditambah pertumbuhan pasar hybrid yang jauh lebih pesat dibandingkan Indonesia.
Meski demikian, Mitsubishi tidak menutup kemungkinan membawa Xpander Hybrid ke pasar domestik. Yoshio Igarashi, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menegaskan bahwa pihaknya sedang mencermati momen yang paling tepat sebelum meluncurkan model hybrid tersebut di Indonesia.
“Seperti yang Anda ketahui, di Thailand kita punya Xpander Hybrid. Kami juga sudah memiliki produk hybrid. Untuk Indonesia, kami masih mempelajari apa yang perlu dilakukan,” ujar Igarashi di sela GJAW 2025.
Salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Mitsubishi tampaknya tidak ingin terburu-buru, meski tren hybrid di Indonesia mulai menunjukkan kenaikan dan permintaannya semakin menjanjikan.
Menariknya, di tengah hingar-bingar teknologi hybrid, Mitsubishi justru memilih fokus pada peluncuran SUV terbaru mereka, Destinator. Mobil 7-seater ini mencatat belasan ribu SPK sejak diluncurkan, menjadi bukti bahwa segmen SUV masih sangat menggoda di pasar Indonesia.
Untuk pasar Thailand, Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid dibekali mesin 1.600 cc yang disandingkan dengan motor listrik, lengkap dengan EV Drive Mode yang memungkinkan mobil bergerak sepenuhnya dengan tenaga elektrik dalam kondisi tertentu. Harga keduanya berkisar 912.000–946.000 baht atau Rp 405–420 jutaan. Jika dibawa ke Indonesia, banderolnya kemungkinan lebih tinggi karena insentif hybrid di dalam negeri masih terbatas.
Dengan tren elektrifikasi yang terus berkembang, langkah Mitsubishi kini tinggal menunggu momentum yang dianggap paling strategis. Kehadiran Veloz Hybrid bisa jadi pemicu, namun keputusan Mitsubishi akan sangat bergantung pada kesiapan pasar.