5 Tips Merawat Power Steering agar Tidak Berat dan Tidak Bocor
Power steering terasa berat atau bocor? Simak 5 tips merawat power steering mobil agar tetap ringan, nyaman, dan terhindar dari kebocoran.
Highlight:
- Setir yang ringan dan responsif membuat berkendara lebih nyaman. Rawat power steering dengan benar agar tidak cepat rusak dan bocor.
Power steering merupakan komponen penting pada sistem kemudi mobil yang berfungsi meringankan putaran setir. Jika power steering bermasalah, biasanya setir akan terasa berat, muncul bunyi dengung, atau bahkan terjadi kebocoran oli. Masalah ini tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan jika dibiarkan terlalu lama.
Agar sistem kemudi tetap optimal, berikut 5 tips merawat power steering agar tidak berat dan tidak bocor:
1. Rutin Cek dan Ganti Oli Power Steering
Oli power steering berfungsi sebagai hidrolik untuk membantu pergerakan kemudi. Jika volumenya berkurang atau kualitasnya sudah menurun, setir akan terasa berat dan sistem cepat aus. Periksa tabung oli secara rutin dan ganti sesuai rekomendasi pabrikan, biasanya setiap 40.000–60.000 km.
2. Hindari Memutar Setir sampai Mentok Terlalu Lama
Kebiasaan memutar setir hingga mentok kiri atau kanan dan menahannya terlalu lama dapat meningkatkan tekanan pada pompa power steering. Hal ini bisa mempercepat kerusakan pompa dan memicu kebocoran pada selang atau seal. Putarlah setir secukupnya dan hindari menahan posisi mentok terlalu lama.
3. Periksa Selang dan Seal dari Kebocoran
Kebocoran sering terjadi pada bagian selang dan seal power steering akibat usia pakai atau tekanan tinggi. Jika ditemukan rembesan oli, segera lakukan penggantian agar tidak merusak komponen lain seperti rack steer atau pompa. Kebocoran kecil yang dibiarkan bisa berujung kerusakan besar.
4. Jaga Putaran Mesin Tetap Stabil
Putaran mesin yang tidak stabil atau sering dimatikan mendadak dapat memengaruhi kerja pompa power steering. Saat mesin hidup, pompa bekerja untuk menjaga tekanan oli. Oleh karena itu, pastikan mesin dalam kondisi prima dengan servis rutin agar sistem power steering tetap optimal.
5. Lakukan Spooring dan Servis Berkala
Power steering bekerja beriringan dengan sistem kaki-kaki dan roda. Jika sudut roda tidak seimbang atau komponen kaki-kaki bermasalah, beban kerja power steering akan semakin berat. Lakukan spooring, balancing, dan servis rutin agar sistem kemudi tetap ringan dan awet.
Power steering yang terawat dengan baik akan membuat setir tetap ringan, responsif, dan nyaman digunakan dalam berbagai kondisi jalan. Dengan rutin mengecek oli, menghindari kebiasaan memutar setir hingga mentok, serta melakukan servis berkala, kamu bisa mencegah masalah seperti setir berat dan kebocoran sejak dini. Ingat, perawatan kecil yang dilakukan secara rutin akan jauh lebih hemat dibandingkan biaya perbaikan saat kerusakan sudah parah.