VinFast Daftarkan EC Van di Indonesia, Siap Ramaikan Segmen Niaga Listrik

VinFast daftarkan EC Van di Indonesia, siap masuk segmen niaga listrik.

VinFast EC Van
Sumber : Istimewa

Highlights :

  • VinFast daftarkan desain EC Van di Indonesia
  • EC Van: minivan listrik kompak untuk segmen niaga
  • Kapasitas kargo 2.600 liter & daya angkut 600 kg
  • Baterai 17 kWh dengan jarak tempuh 175 km
  • Fast charging 10–70% hanya 42 menit
  • Harga Vietnam setara Rp181 juta
  • Berpeluang debut di GJAW 2025

Setelah memperkenalkan lini mobil listrik penumpang di Indonesia, VinFast tampaknya mulai menyiapkan langkah berikutnya dengan menggarap pasar kendaraan niaga. Sinyal ini semakin kuat setelah perusahaan otomotif asal Vietnam tersebut mendaftarkan desain sebuah minivan listrik, yang diyakini sebagai VinFast EC Van, dalam Berita Resmi Desain Industri No. 74/DI/2025. Dokumen tersebut mencantumkan nomor permohonan A00202506830, dengan pemohon berasal dari VinFast Trading and Production Joint Stock Company.

EC Van sebelumnya telah diperkenalkan di Vietnam pada 13 Mei 2025. Model ini dirancang untuk memberikan solusi ramah lingkungan bagi sektor logistik ringan dan pelaku usaha yang membutuhkan armada compact namun efisien. Kehadiran EC Van juga menandai sejarah baru bagi industri otomotif Vietnam sebagai kendaraan kargo listrik pertama yang diproduksi di negara tersebut.



Meski dimensinya ringkas, EC Van menawarkan kapasitas kargo besar mencapai 2.600 liter dan sanggup membawa beban hingga 600 kilogram. Dengan ukuran panjang 3.767 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.790 mm, kendaraan ini hanya memiliki dua kursi pada baris depan sehingga ruang belakang benar-benar dimaksimalkan untuk kebutuhan logistik. Konsep ini membuatnya ideal untuk layanan pengiriman cepat, kurir, lini usaha UMKM, hingga operasional perusahaan.

Di negara asalnya, EC Van menjadi bagian dari armada Green SM—layanan taksi dan logistik berbasis kendaraan listrik yang juga hadir di Indonesia. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan EC Van nantinya digunakan dalam layanan pengiriman Green SM di tanah air.

Dari sisi performa, VinFast membekali EC Van dengan baterai berkapasitas 17 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh hingga 175 kilometer dalam satu kali pengisian. Untuk mempercepat operasional bisnis, tersedia juga fitur fast charging yang dapat mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam waktu 42 menit, menjadikannya pilihan praktis bagi pelaku usaha yang membutuhkan rotasi kendaraan cepat.



Di Vietnam, EC Van dijual mulai dari 285 juta VND, atau sekitar Rp181 juta bila dikonversi ke rupiah. Harga tersebut cukup kompetitif untuk sebuah kendaraan listrik niaga, terlebih jika VinFast memutuskan membawa model ini ke Indonesia dengan struktur harga yang tidak jauh berbeda.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari VinFast Indonesia terkait rencana peluncuran EC Van. Namun, banyak yang meyakini bahwa mobil niaga listrik ini berpotensi hadir sebagai salah satu model preview dalam pameran otomotif akhir tahun seperti Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Jika benar terealisasi, kehadiran EC Van dapat menjadi opsi segar bagi pelaku usaha yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan biaya operasional lebih efisien.



Dengan langkah strategis ini, VinFast semakin memperkuat ambisi ekspansinya di Indonesia dan membuka peluang baru di segmen niaga listrik yang masih minim pemain.

Terkait

VinFast Meluncurkan Inisiatif Revolusioner: 'Suaramu Penentu Langkah Kami' untuk Desain Kendaraan Listrik Generasi Berikutnya

Mobil

4 bulan yang lalu

VinFast mengajak masyarakat Indonesia menjadi bagian dari proses kreatif melalui program crowdsourcing desain 'Suaramu Penentu Langkah Kami'. Partisipasi terbuka untuk memilih dan mengirimkan ide desain untuk lima model mobil listrik VF 5 hingga VF 9, dengan total hadiah Rp 1,335 miliar. Simak detail lengkap dan bagaimana ini mengubah industri otomotif.