Suzuki Fronx FFV Concept, SUV Ramah Lingkungan dengan Teknologi BBM Fleksibel
SUV Suzuki Fronx FFV, suv concept yang ramah lingkungan dengan teknologi bahan bakar fleksibel E0–E100.
Highlights:
- Suzuki Fronx FFV debut di Japan Mobility Show 2025.
- Dapat menggunakan campuran etanol–bensin hingga 100%.
- India dukung penuh kebijakan bahan bakar bioetanol (E20–E85).
- Rencana peluncuran Fronx FFV pada tahun fiskal 2025–2026.
- Bagian dari strategi Suzuki menuju netral karbon melalui multi-pathway.
Suzuki unjuk diri sebagai salah satu pabrikan yang mengutamakan ramah lingkungan lewat kehadiran Fronx FFV (Flexible Fuel Vehicle) Concept di ajang Japan Mobility Show 2025. Model konsep ini menjadi langkah nyata Suzuki menuju target carbon neutrality, dengan teknologi mesin yang bisa menggunakan bahan bakar campuran etanol dan bensin dari kadar E0 hingga E100.
Konsep Fronx FFV ini bukan sekadar pameran teknologi. Di India, mobil ini sedang mencuri perhatian besar karena sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan bahan bakar bioetanol. Pemerintah India sendiri menargetkan peningkatan kadar campuran etanol dalam bensin dari E10 (10%) ke E20 (20%) hingga E30 dalam lima tahun ke depan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak dan meningkatkan pendapatan sektor pertanian lokal.
Menurut laporan The Times of India dan Autocar India, Fronx FFV dikembangkan oleh Maruti Suzuki, anak perusahaan Suzuki di India, dan rencananya akan diluncurkan secara resmi pada tahun fiskal 2025–2026. Mesin mobil ini dirancang agar dapat beroperasi dengan bahan bakar E20 yang sudah tersedia di beberapa wilayah India, sekaligus siap untuk E85 di masa depan.
Di sisi lain, Suzuki menegaskan bahwa strategi FFV ini merupakan bagian dari pendekatan multi-pathway menuju karbon netral, bersama dengan kendaraan listrik (BEV/HEV) dan penggunaan bahan bakar karbon netral lainnya (CNF). Pendekatan ini juga mencakup aspek sosial dan ekonomi seperti efisiensi rantai pasok bahan bakar, kemandirian energi, hingga pemberdayaan ekonomi pedesaan melalui produksi bioetanol.
Dengan Fronx FFV, Suzuki membuktikan bahwa transisi energi hijau tidak harus selalu lewat mobil listrik murni. Fleksibilitas bahan bakar menjadi solusi praktis bagi negara berkembang seperti India, yang memiliki infrastruktur energi terdistribusi luas.
Kehadiran Fronx FFV juga memperkuat posisi Suzuki sebagai produsen otomotif yang mampu menyesuaikan teknologi global dengan kebutuhan lokal.