Inilah 5 Kekurangan Toyota Calya & Daihatsu Sigra yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Bekas

Lengkap dengan solusi praktis dan analisis mendalam, artikel ini mengupas kelemahan mobil LCGC 7 penumpang yang laris di pasar bekas. Cek dulu sebelum beli!

Toyota Calya
Sumber : official website toyota, daihatsu, honda

Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, dua mobil LCGC (Low Cost Green Car) yang terkenal di Indonesia, memang jadi pilihan utama masyarakat untuk mobil keluarga murah. Harganya terjangkau, bisa muat 7 penumpang, dan bekasnya laris manis di pasar mobil second. Tapi, sebelum memutuskan membeli bekas, penting untuk mengetahui kelemahan yang mungkin muncul. Berikut penjelasan lengkapnya.

Kedua mobil ini dirancang sebagai mobil entry-level dengan fokus pada efisiensi biaya dan ramah lingkungan. Meski begitu, ada beberapa kekurangan teknis yang perlu diperhatikan, terutama bagi calon pembeli bekas. Jangan sampai Anda terjebak masalah yang bisa dihindari dengan persiapan matang.

1. Suspensi Belakang Rentan Amblas Saat Muatan Penuh

Satu masalah umum yang sering dikeluhkan pemilik Calya dan Sigra adalah suspensi belakang yang cenderung amblas saat mobil dimuati 7 penumpang. Hal ini terjadi karena desain suspensi bawaan pabrik yang lebih fokus pada efisiensi biaya daripada kenyamanan maksimal.

"Saat membawa beban penuh, bagian belakang mobil terlihat 'celup' ke bawah," ujar Andi, pemilik Sigra 2018 yang sering menggunakannya untuk keluarga besar. Untuk mengatasi ini, banyak mekanik merekomendasikan penggantian per dan sokbreker belakang dengan tipe Kayaba yang lebih kuat. Diameter per yang diperbesar membantu menahan beban lebih berat, sementara pelek ukuran 15-16 inci bisa meningkatkan jarak ke tanah agar lebih stabil.

2. Kaca Belakang Pecah: Masalah yang Pernah Viral

Sejak 2017, kasus kaca belakang Daihatsu Sigra yang tiba-tiba retak atau pecah menjadi perhatian publik. Astra Daihatsu Motor (ADM) akhirnya mengakui masalah ini dan menjamin penggantian gratis jika terjadi kerusakan yang terkait faktor pabrik. Namun, faktor eksternal seperti benturan atau perubahan suhu ekstrem juga bisa jadi penyebab.

"Kami mohon maaf atas kejadian ini dan siap bertanggung jawab," kata Amelia Tjandra, Marketing Director ADM, saat sesi product knowledge 2017. Pihaknya menjelaskan bahwa keretakan bisa terjadi saat proses transfer kaca dari pemasok ke pabrik. Jika Anda membeli bekas, pastikan kaca belakang dalam kondisi baik dan periksa riwayat servis terkait.

3. Jok Baris Ketiga Sulit Dilipat

Ruang baris ketiga Calya dan Sigra memang sempit, tapi yang lebih mengganggu adalah mekanisme lipat jok yang kurang user-friendly. Banyak pemilik mengeluhkan sulitnya melipat jok karena adanya karpet dasar yang menghalangi pengunci. Solusi sederhana adalah menggunakan karpet custom dengan desain presisi atau melepas stopper karet di bawah rangka jok.

"Setelah ganti karpet, proses melipat jok jadi lebih mulus," kata Rina, pengguna Calya 2016. Modifikasi ini bisa dilakukan dengan biaya murah dan meningkatkan fungsionalitas mobil untuk kebutuhan keluarga.

4. Selang AC Pendek Menyebabkan Sasis Karatan

Desain saluran pembuangan AC yang pendek pada kedua mobil ini bisa menyebabkan air menggenang di sasis, risiko karatan. Para pemilik mobil sering menambahkan slang tambahan sepanjang 2 meter untuk memperpanjang saluran. Biaya solusi ini hanya sekitar Rp5.000, tapi sangat efektif mencegah kerusakan struktural.

"Saya ikat slangnya dengan cable ties biar tidak jatuh-jatuh," kata Anjar Priyono, anggota komunitas CALSIC. Dengan modifikasi ini, risiko karatan berkurang hingga 90 persen menurut survei internal komunitas.

5. Bunyi 'Jeduk' dari Ban Serep

Bunyi mengganggu 'jeduk-jeduk' yang berasal dari kolong mobil ternyata disebabkan oleh ban serep yang longgar. Solusi praktis dari pemilik mobil adalah mengisi ruang di antara ban serep dan sasis dengan kain bekas atau bantalan tipis. Ini bisa menghilangkan suara tersebut tanpa biaya tambahan.

"Sejak pakai bantalan kain, perjalanan jadi lebih tenang," ujar Tono, pemilik Sigra 2019. Trik ini bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa perlu ke bengkel.

Sebagai mobil LCGC, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra tetap jadi pilihan smart untuk budget terbatas. Namun, dengan memahami kelemahan dan solusi praktis di atas, Anda bisa menghindari masalah umum yang sering muncul. Jangan lupa melakukan pemeriksaan menyeluruh saat membeli bekas, terutama pada sasis, kaca belakang, dan sistem suspensi.

Terkait