Mengapa Menggeser Gigi P di Lampu Merah Bisa Berbahaya untuk Mobil Matic?

Penjelasan lengkap tentang risiko penggunaan gigi P saat berhenti di lampu merah dan alasan mengapa gigi N lebih aman. Tips dari ahli bengkel Worner Matic untuk mengoptimalkan penggunaan transmisi mobil matic.

  • Tanggal
  • :
  • Selasa, 27 Jan 2026 10:05:27
tuas transmisi mobil matic
Sumber : Istimewa

Bagi sebagian pengemudi mobil matic, kebiasaan menggeser tuas transmisi ke posisi Park (P) saat berhenti di lampu merah mungkin terdengar biasa. Namun, praktik ini justru bisa menimbulkan risiko mekanis dan keselamatan yang sering diabaikan. Menurut Hermas Efendi Prabowo, mantan pemilik Worner Matic Training Center (WMTC), penggunaan gigi P di situasi seperti ini tidak hanya tidak efisien tetapi juga membahayakan.

"Pindah ke P saat lampu merah sebenarnya tidak perlu karena membuat proses perpindahan gigi saat melanjutkan perjalanan lebih rumit," jelas Hermas dalam sesi pelatihan virtual beberapa waktu lalu. Tuas transmisi yang berada di posisi P harus dilewati dua langkah (melewati R dan N) untuk kembali ke D (Drive), sementara jika tetap di N, perpindahan ke D hanya butuh satu gerakan. Hal ini membuat pengemudi lebih cepat merespons situasi darurat.

Lebih dari itu, posisi P juga menempatkan komponen transmisi dalam risiko kerusakan. Sistem Park pada mobil matic bekerja dengan mekanisme 'parking pawl', yaitu kaitan yang mengunci poros transmisi saat kendaraan berhenti. Jika sering dipakai di kondisi tidak stabil, misalnya saat lampu merah yang hanya berlangsung beberapa detik, kaitan ini bisa mengalami keausan berlebihan. "Setiap kali kita masuk ke P, parking pawl dipaksa bekerja meskipun tidak perlu," tambah Hermas.

Risiko terbesar dari kebiasaan ini justru terkait keselamatan. Jika pengemudi lalai memastikan tuas berada di posisi P, dan secara tidak sengaja menggesernya sekali lagi, kendaraan bisa langsung beralih ke Reverse (R). "Ini sangat berbahaya, terutama di jalan ramai atau saat ada pejalan kaki di dekat kendaraan," peringat Hermas. Kecelakaan kecil hingga insiden tabrakan bisa terjadi akibat kesalahan perpindahan gigi yang tidak disadari.

Sebagai solusi, Hermas menyarankan pengemudi untuk mempertahankan tuas transmisi di posisi Netral (N) saat berhenti di lampu merah. Selain lebih aman, posisi N juga memungkinkan perpindahan ke D atau R lebih cepat. "Dengan tuas di N, kita bisa langsung beralih ke gigi yang dibutuhkan tanpa harus melewati langkah tambahan," jelasnya. Untuk mencegah kendaraan bergeser, Hermas menyarankan menarik rem tangan (handbrake) saat berhenti, terutama di jalan yang miring.

Bagi pengemudi pemula, kebiasaan ini mungkin terasa asing karena seringkali diajarkan untuk selalu menggunakan P saat berhenti. Namun, Hermas menekankan bahwa P hanya perlu dipakai saat kendaraan berhenti lebih dari 1 menit atau saat parkir. "Jika hanya berhenti di lampu merah yang durasinya singkat, N sudah cukup," katanya. Selain itu, penggunaan P secara berlebihan bisa mengurangi umur pemakaian komponen transmisi, terutama parking pawl dan mekanisme kunci.

Dalam panduan teknis yang dikeluarkan oleh beberapa produsen mobil matic, penggunaan P hanya direkomendasikan saat kendaraan dalam keadaan mati atau parkir jangka panjang. Sementara itu, posisi N dianjurkan untuk penggunaan sementara. Hermas juga menambahkan bahwa pengemudi sebaiknya memahami fungsi setiap posisi transmisi: D untuk berkendara, N untuk netral, R untuk mundur, dan P untuk parkir permanen.

Untuk mengoptimalkan penggunaan transmisi matic, Hermas memberikan beberapa tips tambahan: 1) Jangan pernah memaksa tuas transmisi jika terasa macet, karena bisa merusak mekanisme; 2) Pastikan kendaraan sudah benar-benar berhenti sebelum pindah ke R atau P; 3) Gunakan rem tangan saat berhenti di jalan curam; dan 4) Jangan menginjak pedal gas saat tuas berada di P, karena bisa memicu kerusakan hidrolik.

Dengan memahami prinsip kerja transmisi matic dan menerapkan teknik yang benar, pengemudi bisa menghindari risiko kerusakan mekanis sekaligus meningkatkan keselamatan di jalan. Seperti yang diingatkan Hermas, "Kebiasaan kecil seperti menggeser tuas transmisi ke P di lampu merah bisa berdampak besar dalam jangka panjang. Lebih baik memilih N dan tetap waspada."

Terkait