5 Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai agar Tidak Cepat Rusak

Mobil yang jarang dipakai tetap butuh perawatan khusus. Simak 5 tips merawat mobil agar tetap awet dan tidak cepat rusak.

Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai agar Tidak Cepat Rusak
Sumber : Istimewa

Highlights:

  • Mobil yang jarang digunakan justru lebih rentan mengalami kerusakan jika tidak dirawat dengan benar.

Banyak orang mengira mobil yang jarang dipakai akan lebih awet karena tidak sering digunakan. Padahal, kenyataannya mobil yang terlalu lama diam justru berisiko mengalami berbagai masalah, mulai dari aki tekor, ban rusak, hingga komponen mesin yang menurun fungsinya. Kondisi ini sering dialami pemilik mobil kedua, mobil operasional cadangan, atau kendaraan yang jarang dipakai karena aktivitas harian menggunakan transportasi lain. Agar mobil tetap dalam kondisi prima meski jarang digunakan, berikut 5 tips merawat mobil yang jarang dipakai agar tidak cepat rusak.

1. Panaskan Mesin Secara Rutin.



Mesin mobil yang lama tidak dinyalakan membuat oli tidak bersirkulasi dan komponen internal kurang terlindungi. Panaskan mesin minimal dua hingga tiga kali dalam seminggu selama beberapa menit agar oli kembali melumasi seluruh bagian mesin. Dengan begitu, kondisi mesin tetap terjaga dan tidak cepat aus meskipun mobil jarang digunakan.

2. Perhatikan Kondisi Aki.



Aki merupakan salah satu komponen yang paling cepat bermasalah pada mobil yang jarang dipakai. Tanpa pengisian rutin, daya aki akan melemah dan berisiko tekor. Pastikan mesin dinyalakan secara berkala atau gunakan alat pengisi daya aki jika mobil benar-benar tidak digunakan dalam waktu lama.

3. Jaga Tekanan dan Posisi Ban.



Ban mobil yang diam terlalu lama dapat mengalami flat spot atau perubahan bentuk akibat tekanan yang tidak merata. Periksa tekanan ban secara berkala dan sesekali majukan atau mundurkan mobil agar posisi ban berubah. Langkah ini membantu menjaga bentuk ban tetap optimal dan nyaman saat digunakan kembali.

4. Lindungi Mobil dari Paparan Lingkungan.



Mobil yang jarang dipakai sering kali terparkir dalam waktu lama. Paparan sinar matahari, hujan, dan debu dapat merusak cat serta interior. Parkirkan mobil di tempat tertutup atau gunakan cover mobil berbahan breathable agar bodi dan interior tetap terlindungi dari kerusakan akibat cuaca dan kelembapan.

5. Tetap Lakukan Servis Berkala.



Meski jarang dipakai, jadwal servis mobil tetap perlu diperhatikan. Oli mesin, cairan pendingin, dan komponen lainnya tetap memiliki usia pakai berdasarkan waktu, bukan hanya jarak tempuh. Servis berkala membantu mendeteksi potensi masalah lebih awal sehingga mobil selalu siap digunakan kapan saja.

Mobil yang jarang dipakai bukan berarti bebas dari perawatan. Justru tanpa perhatian yang tepat, berbagai komponen bisa mengalami penurunan fungsi lebih cepat. Dengan rutin memanaskan mesin, menjaga kondisi aki dan ban, melindungi mobil dari lingkungan, serta tetap melakukan servis berkala, mobil akan tetap awet dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Perawatan sederhana namun konsisten adalah kunci menjaga mobil tetap prima meski jarang dipakai.

Terkait