Kolaborasi Maxus dan Grab Indonesia Hadirkan Armada Listrik Premium untuk GrabExecutive

PT Indomobil Energi Baru (IEB) bersama Grab Indonesia meluncurkan 50 unit Maxus Mifa 9 sebagai armada eksklusif GrabExecutive. Layanan ini mengusung konsep perjalanan premium dengan teknologi listrik, kenyamanan kabin, dan komitmen keberlanjutan. Pelajari detail spesifik kendaraan, manfaat kolaborasi, dan dampaknya terhadap industri transportasi di Indonesia.

Maxus Indonesia
Sumber : Istimewa

PT Indomobil Energi Baru (IEB), Agen Pemegang Merek (APM) Maxus, telah menandatangani kerja sama strategis dengan Grab Indonesia untuk menyuplai 50 unit kendaraan listrik Maxus Mifa 9 sebagai armada eksklusif layanan first-class terbaru, GrabExecutive. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam transformasi industri transportasi di Indonesia menuju keberlanjutan dan kenyamanan perjalanan berkualitas tinggi.

GrabExecutive, yang resmi diluncurkan pada November 2025, dirancang sebagai solusi transportasi premium yang menggabungkan teknologi inovatif, ruang kabin lega, dan layanan profesional. Layanan ini menghadirkan pengalaman berkendara yang tidak hanya mewah tetapi juga ramah lingkungan, sesuai dengan tren global menuju mobilitas berkelanjutan.

Chief Operating Officer PT Indomobil Energi Baru, Yudhy Tan, menyatakan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi Maxus untuk menjadi pelopor kendaraan ramah lingkungan. "Kami percaya bahwa Maxus Mifa 9 mampu memenuhi kebutuhan pasar terhadap kenyamanan, kualitas, dan keberlanjutan. Dengan kemitraan ini, kami ingin memberikan solusi transportasi yang tidak hanya inovatif tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan," ujarnya.

Di sisi lain, Director of Grab Indonesia, Halim Wijaya, menekankan bahwa GrabExecutive hadir untuk memenuhi permintaan pengguna yang menginginkan pengalaman perjalanan eksklusif. "Maxus Mifa 9 adalah pilihan ideal karena menggabungkan kenyamanan kabin, teknologi canggih, dan efisiensi energi. Kami percaya ini akan menjadi benchmark baru dalam layanan transportasi kelas atas di Indonesia," tambahnya.

Maxus Mifa 9, kendaraan listrik yang menjadi tulang punggung GrabExecutive, hadir dengan beragam fitur unggulan. Kabin yang luas dengan kapasitas 7 penumpang dilengkapi captain seat pada baris kedua untuk memberikan kesan eksklusif. Sistem hiburan (infotainment) intuitif, bantuan mengemudi (ADAS), dan visibilitas optimal memastikan kenyamanan baik untuk penumpang maupun pengemudi.

Foto - Maxus Mifa 9 Jadi Armada GrabExecutive

Selain keunggulan teknis, Maxus Mifa 9 juga menawarkan efisiensi operasional yang signifikan. Dengan penggunaan energi listrik, biaya bahan bakar hampir nol, sementara struktur kendaraan listrik yang minimalis memperkecil risiko kerusakan dan mengurangi biaya perawatan hingga 30% dibanding kendaraan konvensional. Hal ini memberikan nilai tambah bagi mitra pengemudi Grab yang ingin mengurangi beban operasional tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Grab Indonesia, melalui penggunaan armada listrik, semakin memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan. Dengan 50 unit Mifa 9 yang akan dioperasikan, perusahaan berharap dapat mengurangi emisi karbon sebesar 1.200 ton per tahun. Angka ini dihitung berdasarkan rata-rata 150 km per hari per kendaraan dan efisiensi energi listrik yang lebih tinggi dibanding bahan bakar fosil.

Dalam wawancara eksklusif, Halim Wijaya menjelaskan bahwa GrabExecutive tidak hanya fokus pada kenyamanan fisik penumpang, tetapi juga pengalaman emosional. "Kami ingin setiap perjalanan dengan GrabExecutive memberikan kesan istimewa, mulai dari proses pemesanan hingga tiba di tujuan. Teknologi dan layanan profesional menjadi kunci untuk mencapai hal itu," katanya.

Bagi PT Indomobil Energi Baru, kolaborasi ini menjadi momentum untuk memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia. Dengan target 100 unit Mifa 9 di Q2-2026, perusahaan optimis dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap manfaat mobil listrik. "Kami percaya bahwa dengan pendekatan kolaboratif seperti ini, adopsi kendaraan listrik di Indonesia akan berjalan lebih cepat," tambah Yudhy Tan.

Kolaborasi antara Maxus dan Grab Indonesia juga mencerminkan tren global di mana perusahaan teknologi dan manufaktur otomotif bekerja sama untuk menciptakan ekosistem transportasi modern. Dengan fokus pada keberlanjutan, inovasi, dan kenyamanan, GrabExecutive diharapkan menjadi contoh sukses bagi layanan transportasi berbasis aplikasi di Asia Tenggara.

Bagi pengguna, peluncuran GrabExecutive dengan armada Maxus Mifa 9 menawarkan pilihan baru untuk pengalaman perjalanan yang lebih mewah dan ramah lingkungan. Sementara itu, bagi mitra pengemudi, kendaraan listrik ini membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan melalui tarif premium tanpa beban biaya operasional yang berat.

Kompetisi di sektor transportasi berbasis aplikasi semakin ketat, terutama dengan hadirnya layanan-layanan serupa dari perusahaan internasional. Namun, dengan teknologi yang teruji dan komitmen terhadap keberlanjutan, Grab dan Maxus optimis dapat mempertahankan posisi mereka sebagai pemimpin pasar.

Kolaborasi ini juga memberikan pelajaran penting bagi industri otomotif dan teknologi. Dengan menggabungkan kekuatan manufaktur kendaraan listrik dan ekosistem layanan digital, perusahaan-perusahaan dapat menciptakan solusi inovatif yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan.

Sebagai langkah berikutnya, kedua perusahaan berencana untuk memperluas kerja sama ke sektor lain, seperti pengiriman logistik dan layanan kargo berbasis listrik. Langkah ini sejalan dengan rencana pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29% pada 2030.

Bagi masyarakat, inovasi seperti GrabExecutive dan Maxus Mifa 9 adalah bukti bahwa teknologi dan keberlanjutan bisa berjalan seiring. Dengan pendekatan kolaboratif, perusahaan-perusahaan dapat menciptakan masa depan transportasi yang lebih cerdas, lebih hijau, dan lebih manusiawi.

Terkait